Showing posts with label pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label pembelajaran. Show all posts
Makalah Vitamin dan Mineral
VITAMIN, MINERAL DAN AIR
I. PENDAHULUAN
Zat makanan merupakan satuan komponen yang menyusun bahan makanan. Namun, haruslah dapat dibedakan antara zat makan dan bahan makanan tersebut. Bahan makanan dapat juga disebut komoditas pangan dalam perdagangan, ialah apa yang kita beli, kita masak, dan kita susun sebagai hidangan. Sedangkan zat makanan bahan dasar menurut ilmu gizi adalah mencakup komponen penyusun bahan makanan, antara lain adalah : karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.
Dalam makalah ini kelompok III akan membahas mengenai vitamin, mineral, dan air. Ketiga komponen penyusun bahan makanan tersebut memiliki jenis, fungsi, dan sumber yang berbeda. Vitamin dan mineral tidak dapat disintesa oleh tubuh. Oleh karena itu, unsur- unsur tersebut harus disediakan lewat makanan.

II. VITAMIN

Vitamin merupakan suatu molekul organic yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal. Vitamin-itamin tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia dalam jumlah yang sangat cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari bahan panganan yang dikonsumsi.
  1. Jenis dan Sumber Vitamin
Berdasarkan kelarutannya dalam air, maka vitamin dibagi dalam kelompok vitamin yang larut air dan vitamin yang tidak larut air (tetapi dapat larut dalam lemak).
  1. Vitamin yang larut dalam air:
  1. Vitamin C
Vitamin C adalah derivate heksana dan cocok digolongkan sebagai suatu karbohidrat asam askorbat mudah teroksidasi menjadi dehidroaskorbat yang mudah pula tereduksi menjadi asm askorbat.
Sumber vitamin C sebagian besar berasal dari sayuran dan buah-buahan, terutama buah-buahan segar. Vitamin C mudah larut dalam air dan mudah rusak oleh oksdasi, panas dan alkali.karena itu agar vitamin C tidak banyak hilang, sebaiknya pengirisan dan penghancuran yang berlebihan dihindari.
  1. Vitamin B Kompleks
Dipandang dari segi gizi, kelompok vitamin B termasuk dalam kelompok vitamin yang disebut vitamin B kompleks yang meliput tiamin (vitamin B 1), riboflavin (vitamin B2), niasin (asam nikotinat, niasinamida), piridoksin (vitamin B6), asam pantotenat, biotin, folasin (asam folat dan turunan aktifnya), serta vitamin B12 (sianokobalamin.).

Tiamin adalah zat berupa Kristal tersusun dari unsur-unsur karbon hydrogen-oksigen dan belerang, mudah larut dalam air, dan sedikit larut dalam alcohol. Vitamin ini tidak mudah mengalami oksidasi, tetapi dapat rusak karena pemanasan didalam larutan. Sumber Tiamin kebanyakan berasal dari biji-bijian seperti beras pecah kulit atau bekatulnya.

Riboflavin dalam bentuk murni diperoleh dari isolasi ragi, hati, putih telur dan susu. Vitamin ini dinamakan Riboflavin karena terjadi dari persenyawaan ribose ( 1 gula 5 karbon) dengan suatu zat berwarna kuning orange yang memberikan fluoresensi kuning kehijauan pada larutan. Sumber riboflavin terutama berasal dari hasil ternak.

Asam pantotenat adalah hasil penyatuan dua macam zat organic suatu derivate butirat dengan asam amino alanin. Sumber asam pantoneat paling banyak terdapat dalam royal jelly.
Sianokobalamin merupakan bentuk utama vitamin B12, mengandung suatu grup sianida, terikat pada kobalat pusat. Beberapa bahan dan produk nabati yang mengandung vitamin B12 adalah sayuran dari daun komprey, oncom dari bungkil kacang tanah, tempe, tauco dan kecap.
Asam Folat banyak terdapat didalam bahan makanan yang baik dalam bentuk bebas maupun dalam bentuk konjugasi. Bahan makanan yang paling banyak mengandung asam folat adalah hati, ginjal, khamir, dan sayuran hijau gelap.

Niasin termasuk zat organic yang sederhana, merupakan asam mengandung nitrogen dan niacinamit adalah garam dari asam ini.

Piridoksin terdapat pada sistem enzimatik yang berperan dalam metabolism asam amino, oleh karena itu diperlukan pada proses metabolism protein. Piridoksol bersifat larut dalam air dan alcohol dan stabil terhadap panas dalam larutan asam dan relative stabil dalam basa yang kurang larut.
Asam fosfat adalah suatu senyawa yang termasuk komplek, terdiri dari suatu inti pteridin, asam p-amino benzoate, dan asam glutamate sehingga diberi nama pteroilgutamat.
Biotin merupakan salah salah satu anggota kelompok vitamin B kompleks yang terdapat dalam berbagai bahan makanan.

Vitamin tak larut dalam air (larut lemak)

Vitamin A
Vitamin A ditemukan dalam bahan-bahan makanan yang berlemak. Provitamin A adalah pigmen berwarna kuning. Vitamin A pada umumnya stabil terhadap panas, asam dan alkali. Sayangnya mempunyai sifat yang sangat mudah teroksidasi oleh udara dan akan rusak bila dipanaskan pada suhu tunggi bersama udara, sinar dan lemak yang sudah tengik. Sayuran dan buah-buahan yang berwarna hijau atau kuning biasanya banyk mengandung karoten. Wortel, ubi jalar dan waluh kaya akan karoten.

Vitamin D
Laju vitamin D dalam kulit tergantung jumlah sinar matahari yang diterima serta konsentrasi pigmen di kulit. Vitamin tersebut kemudian diterima kemudian diatifkan oleh sinar matahari dan diangkut ke berbagai alat tubuh untuk dimanfaatkan atau disimpan di dalam hati. Sumber vitamin D yaitu : minyak ikan, mentega, susu, kuning telur, ragi dan sedikit buah pisang.

Vitamin E
Vitamin E terdapat dalam empat bentuk, alfa, beta, gamma dan delta tokoferol, semua telah dapat disentesis. Zat-zat inilah merupakan antioksida yang utama dalam lemak dan minyak yang dapat mencegah ketengikan.
Vitamin E merupaka salah satu factor yang larut dalam lemak. Sumber vitamin E yaitu: minyak gandum/jagung, sayuran, hati, telur, mentega, susu, daging dan terutama tauge.

Vitamin K
Merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak, vitamin K disintesis dan diisolasi dari hati ikan dibusukkan, dimana vitamin ini dihasilkan olek kerja bakteri-bakteri. Sumber vitamin K terdapat pada: hati, bayam, kubis, kol, susu, kuning telur dan minyak kedelai.

Fungsi Vitamin

Vitamin mempunyai fungsi yang spesifik sesuai dengan fugsi spesifik sebagai biokatalisator atau sebagai koenzim. Sebagai contoh adalah sebagai koenzim metabolism karbohidrat, lemak, protein, dan lain-lain. Oleh karena itu, kekurangan itamin yang dikenal dengan avitaminos akan berdampak buruk pada kesehatan dan gangguan fungsi biologis organ atau sistem.

Kelebihan vitamin

  • Sering terjadi pada vit ADEK (lipofil) dan tidak pada vit B kompleks dan C (hidrofil, yang jika kelebihan mudah di buang melalui urin)
  • Hipervitaminosis A: sakit kepala, muntah-muntah, kelaianan kulit, sakit tulang, penghambatan pertumbuhan.
  • Hipervitaminosis C: agressor kuat lambung à HCl lambuang meningkat à radang usus, maag, dll.

MINERAL

Mineral merupakan unsure isensial bagi fungsi normal sebagian enzim dan sangat penting dalam pengendalian komposisi cairan tubuh 65% adalah air dalam bobot tubuh. Komponen-komponen anorganik tubuh manusia terutama adalah Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium, Besi, Fosfor, Klorida dan Sulfur. Sebagian dari unsur-unsur tersebut adalah mineral-mineral tulang dan ion-ion dapat sebagai cairan tubuh. Mineral-mineral tersebut adalah bagian-bagian mustahak dari makanan. Unsur-unsur lain yang terdapat dalam jumlah sangat kecil disebut unsur-unsur runut (trace elements) yang juga adalah komponen-komponen makanan yang mustahak. Ini termasuk tembaga, moblibzenum, kobalt, mangan, zink, kromium, setenium, iodium dan fluor.

Yodium (i) merupakan mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang relatif sangat kecil, tetapi mempunyai peranan yang sangat penting untuk pembentukan hormon tiroksin. Hormon tiroksin ini sangat berperan dalam metabolisme sehingga dalam keadaan konsumsi yodium yang rendah, kelenjar gondok akan berupaya membuat konpensasi dengan membesrakan kelenjarnya. Kebutuhan yodium per hari sekitar 1-2 g per kg berat badan. Perkiraan kecukupan yang dianjurkan sekitar 40-120 g per hari untuk anak samapi umur 10 tahun, dan 150 g per hari untuk orang dewasa. Untuk wanita dan menyusui dianjurkan tambahan masaing-masing 25 g dan 50 g per hari.
  1. Sumber dan Fungsi Mineral
  1. Kalsium dan fosfor.
Tubuh manusia mengandung sekitar 22 gram kalsium per kg berat badan tanpa lemak. Kira-kira 99% kalsium terdapat dalam tulang dan gigi. Komposisi belum diketahui secara jelas, namun diperkirakan menyerupai suatu hidroksiapatit Ca10 (PO4)6 (OH) 2.Peranan kalsium tidak saja pada pembentukan tulang dan gigi tersebut di atas, namun juga memegang peranan penting pada berbagai proses fisiologik dan biokhemik di dalam tubuh, seperti pada pembekuan darah, eksitabilitas saraf otot, kerekatan seluler, memelihara dan meningkatkan fungsi membran sel, mengaktifkan reaksi enzim dan sekresi hormon.
Bahan makanan yang kaya akan kalsium : susu, keju dan es krim, brokoli, kacang-kacangan dan buah-buahan. Aneka macam makanan mengandung kalsium dan fosfor. Kalsium dan fosfor dalam bentuk hidrosiapati adalah komponen terpenting pada struktur keras dari tulang dan gigi. Kalsium berperan dalam perangsangan saraf dan otot, penggumpalan darah, perantara dalam tanggap hormonal dan beberapa aktivitas enzim.
Tubuh manusia mengandung sekitar 12 gram fosfor per kilogram jaringan tanpa lemak. Dari jumlah ini kira-kira 85% terkandung dalam kerangka tulang. Di dalam plasma terdapat fosfor sekitar 3.5 mg/100 ml plasma. Bila butir darah termasuk maka total fosfor dalam darah antra 30-45 mg/100ml darah. Fosfor adalah bagian dari senyawa tinggi energi ATP yang diperlukan dalam suplai energi untuk kegiatan seluler. Karena peranannya yang sangat penting dalam metabolisme pada jaringan hewan dan tanaman maka mineral ini umumnya terdapat dalam setiap bahan makanan. Fosfor dari makanan diabsorpsi dalam bentuk bebas. Kira-kira 60-70% fosfor dari makanan dapat diserap.
  1. Magnesium
Sumber dari magnesium di antaranya adalah : sayur-sayuran hijau, kedelai, dan kecipir. Sedangkan fungsi dari magnesium adalah :
    1. Sebagai aktifator enzim peptidase dan enzim lain yang memecah gugus
    2. Phospat
    3. Sebagai obat pencuci perut
    4. Meningkatkan tekanan osmotic
    5. Membantu mengurangi getaran otot
Orang dewasa pria membutuhkan magnesium sebanyak 350mg/hari dan untuk dewasa wanita membutuhkan magnesium sebanyak 300mg/hari. Jika terjadi defisiensi, maka akan menimbulkan gangguan metabolic, insomania, kejang kaki serta telapak kaki dan tangan gemetar.
  1. Fe (Besi)
Jumlah seluruh besi di dalam tubuh orang dewasa terdapat sekitar 3.5 g, di mana 70 persennya terdapat dalam hemoglobin, 25 persennya merupakan besi cadangan (iron storage) yang terdiri dari feritin edan homossiderin terdapat dalam hati, limfa dan sum-sum tulang. Besi simpanan berfungsi sebagai cadangan untuk memproduksi homoglobin dan ikatan-ikatan besi lainnya yang mempunyai fungsi fisiologis.
Sumber besi di antaranya adalah: telur, daging, ikan, tepung, gandum,roti sayuran hijau, hati, bayam, kacang-kacangan, kentang, jagung dan otot.
Fungsi besi di antaranya adalah :
    1. Untuk pembentukan hemoglobin baru.
    2. Untuk mengembalikan hemoglobin kepada nilai normalnya setelah terjadi pendarahan.
    3. Untuk mengimbangi sejumlah kecil zat besi yang secara konstan dikeluarkan tubuh, terutama lewat urine, feses dan keringat.
    4. Untuk menggantikan kehilangan zat besi lewat darah tubug.
    5. Pada laktasi untuk sekresi air susu.
Kebutuhan akan zat besi untuk berbgai jenis kelamin dan golongan usia adalah sebagai berikut:
  1. Untuk laki-laki dewasa : 10 mg/hari
  2. Wanita yang mengalami haid : 12 mg/hari
  3. Anak-anak umur 7-10 tahun : 2,3-3,8 mg/hari
  4. Orang dewasa : 10-15 mg/hari
Zat besi yang tidak mencukupi bagi pembentukan sel darah, akan mengakibatkan anemia, menurunkan kekebalan individu, sehingga sangat peka terhadap serangan bibit penyakit
  1. Natrium
Tubuh manusia mengandung 1.8 gram natrium 1.8 gram natrium (Na) perkilo gram berat badan bebas lemak, dimana sebagian besar terdapat dalam cairan ekstraseluler. Kandungan natrium dalam plasma sekitar 300-355 mg/100 ml. Karena natrium merupakan kation utama dari cairan ekstraseluler, pengontrolan osmolaritas dan volume cairan tubuh sangat tergantung pada ion natrium dan risio natrium terhadap ion lainnya.
Natrium mampu membuat membran sel menjadi permeabel, sementara itu transmisi syaraf dan kontraksi otot melibatkan pertukaran natrium ekstraseluler dan kalium ekstraseluler. Hanya sejumlah kecil natrium berada dalam intraseluler. Dalam tulang, natrium dalam tulang kira-kira sebanyak 30-45% dari total natrium tubuh. Metabolisme natrium terutama diatur oleh aldosteron suatu hormon kortteks adrenal yang meningkatkan reabsorbsi natrium dari ginjal. Bila hormon tersebut tidak ada maka ekskresi natrium demikian jarang sekali dijumpai keadaan defisiensi pada nmanusia, sebab mineral ini terdapat di dalam hampir semua bahan makanan. Pangan nabati mengandung natrium lebih sedikit di bandingkan dengan pangan hewani.
Kehilangan natrium yang berlebihan karena muntah-muntah, diare dan berkeringat. Akibat dari deplesi natrium sangat erat berhubungan dengan status keseimbangan air. Bila kehilangan air, maka akan tampak gejala-gejala deplesi cairan ekstraselular: volume darah tinggi, tinggi hematokrit, tekanan darah rendah dan otot kram.
  1. Iodium
Sumber iodium di antaranya adalah : sayur-sayuran, ikan laut, dan rumput laut. Sedangkan funsi dari iodium di antaranya dalah sebagai komponen esensial tiroksin dan kelenjar tiroid.
  1. Floor
Sumber floor di antaranya adalah air, makanan laut, tanaman, ikan dan makanan hasil ternak. Sedangkan fungsi floor di antaranya adalah :
    1. Untuk pertumbuhan dan pembentukkan struktur gigi
    2. Untuk mencegah karies gigi
Kebutuhan floor antara dari panas dan daerah kurang panas berbeda.
  1. Khlor
Sumber dari khlor di antaranya adalah garam, keju, ikan, udang, bayam dan seledri. Sedangkan fungsi dari khlor diantaranya adalah :
    1. Activator amylase dan pembentukan HCl lambung
    2. Mengaktifkan enzim amylase dalam mulut untuk memecah pati.
    3. Membantu menjaga tekanan osmotic
  1. Zinc
Sumber utama Zinc adalah daging, unggas, telur, ikan, susu, keju, hati, lembaga gandum, ragi, selada, roti dan kacang-kacangan. Sedangkan fungsi Zinc di antaranya adalah :
    1. Meningkatkan keaktifan enzim
    2. Meningkatkan pertumbuhan
Jika terjadi defisiensi maka menyebabkan kegagalan pertumbuhan dan gangguan kesembuhan luka
  1. Tembaga
Sumber utama dari tembaga adalah susu dan sereal. Sedangkan fungsi dari tembaga adalah berperan dalam kegiatan enzim pernafasan sebagai kofaktor bagi enzim tironase dan sitokromokdiase.
  1. Kobalt
Merupakan koostifuen vitamin B12 yang diperlukan bagi perkembangan normal sel-sel darah merah. Sumber utamanya adalah vitamin B 12, B1, dan sayuran berdaun hijau. Kobalt mempunyai fungsi untuk keseimbangan tubuh ruminansia.
  1. Jenis Mineral
Berdasarkan jenisnya, mineral dibagi 2 macam yaitu, sebagau berikut:
  1. Makromineral (terdiri dari: kalsium, Al, Mg, P, sodium (Na), dan sulfur)
  2. Mikromineral (terdiri dari: Fe, I2, Flour, Mn, Zinc, cuprum, cobalalt dan kromium).
  1. Macam dan Fungsi Mineral
Semua jaringan tubuh hewan atau manusia, pangan dan pakan mengandung zat inorganik yan di sebut unsur hara atau mineral dengan jumlah yang berbeda-beda. Zat inorganik tersebut dalam pakn atau jaringan dapat diperoleh pada saat pengabuan dalam rangka analisa proeksimat. Dalam abu zat inorganik tersebut dalam bentuk oksida, carbonat dan sulfat. Mula-mula dalam ilmu nutrisi, zat-zat yang sering mengalami kekurangan adalah protein dan energi. Setelah kedua hal tersebut diketahui maka banyak penemuan-penemuan perihal kekurangan mineral sebagai zat micro nutrien bersama vitamin, pada hewan ruminansia mineral lebih kritis daripada vitamin, karenma ruminansia dapat membentuk beberapa vitamin dalam tubuhnya.
Pada saat ini diketemukan 22-23 mineral yang dipandang merupakan unsur esensial untuk ternak. Dari kemampuan 22-23 mineral yang dipandang merupakan unsur esensial untuk ternak. Dari kemampuan 22-23 unsur tadi 7 unsur disebut macro mineral dan 15-16 unsur disebut micro mineral. Ketujuh unsur macro mineral tersebut adalah: calcium, phosporus, magnesium, sodium, sulphur, potasium dan chlorine. Sedangkan yang trace mineral adalah :iron, iodine, zinc, copper, manganesa, cobalt, molybdenum (MO), selenium, chromium, tin (Sn), vanadium (V), flourine, silicon, nickel, cadmium,dan arsenic (As). Kedelapan disebutkan terakhir disebut “newer trace mineral”, yang peranannya dalam tubuh ternak masih terus dicari informasinya. Terdapat saling interaksi antara beberapa mineral misalnya antara copper, molybdenum dan sulphur. Bila MO dan S terlalu tinggi dalam pakan maka dapat terjadi defiseensi copper. Antara Ca, P dan vitamin Dengan juga ada hubungan fungsi. Antara vitanin E, SE, Methionin dan sekolah luar biasa inorganik juga ada saling keterkaitan.
Ada tiga fungsi utama mineral yaitu:
  1. Sebagai kompenen utama tubuh (structural element) atau penyusun kerangka tulang, gigi dan otot-otot. Ca, P, Mg, Fl dan Si untuk pembentukan dan pertumbuhan gigi sedang P dan sekolah luar biasa untuk penyusunan protein jaringan.
  2. Merupakan unsur dalam cairan tubuh atau jaringan, sebagai elektrolit yang mengatur tekanan osmuse (Fluid balance), menegatur keseimbangan basa asam dan permeabilitas membran. Contoh adalah Na, K, Cl, Ca dan Mg
  3. Sebagai aktifator atau terkait dalam peranan enzyme dan hormon.

AIR

Air dalam tubuh merupakan unsure esensial. Jaringan yang metabolismenya paling aktif mengandung air yang terbanyak, misalnya otot. Air dalam tubuh orang dewasa terdapat sekitar 60% dari berat badannya (± 47 liter).tubuh memperoleh air secara eksogen dan endogen. Air eksogen yaitu air yang berasal dari luar, diperoleh dari air yang diminum dan ir bersama dengan makanan. Air endogen berarti air yang diperoleh dari dalam tubuh sendiri berasal dari hasil oksidasi berbagai nutrient dalam tubuh
  1. Jenis dan Sumber Air
Air merupakan bahan yang sangat penting bagi kehidupan umat manusia dan fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Berdasarkan sumbernya air dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu :
1. Air yang diperoleh secara eksogen yang meliputi:
a. Air Minum yang meliputi:
1. Air bebas, merupakan air yang tidak terikat oleh komponen lain, seperti aquades atau air putih yang komponen terbesarnya adalah H2O atau juga air yang terdapat dalam ruang-ruang antar sel dan inter granulardan pori-pori yang terdapat dalam bahan air yang terdapat dalam bentuk bebas.
  1. Air yang terikat secara lemah karena terserap (terabsorbsi) pada permukaan koloid makro molekul seperti protein, pek-tin, pati, selluosa. Ikatan antara air dengan koloid tersebut merupakan ikatan hydrogen.
  2. Air dalam keadaan terikat kuat yaitu membentuk hidrat, ikatannya bersifat tonik sehingga relative sukar dihilangkan. Air ini tidak membeku meskipunpada suhu 0oF.
  3. Air dalam es yaitu merupakan suatu senyawa yang terdiri dari molekul H 2O (HoH) yang tersusun sedemikian rupa sehingga 1 atom H disatu sisi antara sepasang atom oksigen molekul-molekul air lainnya, membentuk suatu pasangan simetrik, Dimana satu molekul (HoH) dapat mengikat 4 molekul HoH yang berdekatan dan jarak atom 0-0 yang berdampingan sebesar 2,76 Ao.
  4. Air dalam kompleks minuman : peran air dalam kompleks minuman yaitu sebagai pelarut. Air dapat melarutkan bahan seperti garam, vitamin, mineral, gula, dan senyawa-senyawa seperti yang terkandung dalam the dan kopi.
  1. Air dalam bahan makanan
Air yang terdapat dalam bahan makanan dinamakan sebagai air terikat yaitu suatu sistem yang mencakup air yang mempunyai derajat keterikatan yang berbeda dalam bahan. Menurut derajat keterikatan air dapat dibedakan 4 tipe, yaitu :
  1. Molekul-molekul air membentuk ikatan hydrogen dengan molekul air lain.
  2. Molekul air yang terikat pada molekul-molekul lain melalui suatu ikatan hidogen yang benergi besar.
  3. Molekul yang secara fisik terikat dalam jaringan matrik. Dalam membrane, kapiler, serat dan lain-lainnya.
  4. Molekul yang tidal terikat dalam suatu bahan.
Berdasarkan ke-4 tipe di atas dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
  1. Air imbibisi
Air yang masuk ke dalam bahan pangan menyebabkan pengembangan volume. Misalnya air yang tercampur dengan beras menjadi nasi.
  1. Air Kristal
Air yang terikat dalam semua bahan baik pangan maupun non pangan yang membentuk Kristal. Misalnya gul, garam, Cu SO4, dan lain-lain.
2. Air yang diperoleh secara endogen
Yaitu air yng diperoleh dari hasil oksidasi berbagai nutrient dalam tubuh misalnya karbohidrat dihidrolisis menjadi Co2 dan H2 O.
Kebutuhan air sangat dipengaruhi oleh beberapa factor :
    1. Temperature
Makin tinggi temperature lingkungan, maka makin banyak kebutuhan air.
    1. Macam jenis makanan
Makanan dalam bentuk cair/semisolid hanya memerlukan air lebih sedikit daripada berasal dari bentuk padat.
    1. Fungsi Air
Fungsi air di antaranya adalah sebagai baerikut:
  1. Sebagai bahan yang dapat mendispersikan berbagai senyawa polar ada dalambahan makanan
  2. Sebagai pelarut senyawa polar
  3. Berperan pada proses metabolism bahan gizi (misalnya pada Glikolisis dan Glikogenolisis)
  4. Sebagai alat transportasi zat gizi (misalnya, darah mengandung 90%-95% air)
  5. Sebagai pelumas persendian
  6. Menjaga stabilitas suhu tubuh

Regulasi konsumsi Air
Stimulasi pada rongga mulut
Jika seseorang menderita kekurangan saliva, maka rongga mulut dan oesophagus kering dan menyebabkan turunnya volume saliva akibatnya nafsu minum meningkat dan terangsangnya osmotic reseptor pada lidah dan rongga mulut menstimulasi nafsu makan.
Stimulasi pada otak
Jika temperature lingkungan meningkat, maka berakibat terhadap peningkatan produksi keringat menyebabkan konsentrasi garam darah meningkat menyebabkan permintaan air meningkat.
Tekanan osmose darah meningkat
Mempengaruhi Hipotalamus
ADH Cell kidney
(anti deuretik hormon) mengeluarkan renin
Retensi air pada ginjal Angiostensin Angiotensinogen
meningkat
GI. Adrenalin adisteron meningkat
Reabsorbsi sodium dan air meningkat

DAFTAR PUSTAKA

Budiyanto, Agus Krisno. 2001. Dasar-Dasar Ilmu Gizi. Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.
Anonymous . 1995. Biokimia. Binarupa Aksara. Universitas Indonesia. Jakarta.
Prawirokusumo , S. 1994. Ilmu Gizi dan Komperatif. UGM. Yogyakarta.
Sediaotama, Achmad Djaeni . 2000. ILMU GIZI. Penerbit PT DIAN RAKYAT.Jakarta
Winarno, F, G . 1992. Kimia Pangan dan Gizi. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Read More
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Ilmu yang mempelajari hubungan antara makhluk hidup denagn makhluk hidup lain, serta dengan makhluk tak hidup di lingkungannya disebut ekologi. Orang yang pertama kali mengemukakan definisi ekologi adalah Ernest Haeckel (1834-1914).

Ekologi mempersoalkan bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan
antarmakhluk hidup dan dengan makhluk tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya, dan pada kesempatan kali ini
makalah akan membahas mengenai ekosistem darat.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian ekosistem ?
2. Apa pengertian ekosistem darat ?
3. Apa saja jenis dari ekosistem darat ?
C. TUJUAN
1. Agar dapat memahami apa pengertian dari ekosistem.
2. Untuk mengetahui pengertian dari ekosistem darat.
3. Untuk mengetahui apa saja jenis-jenis dari ekosistem darat.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Ekosistem

Dalam suatu habitat, selain terdapat berbagai jenis makhluk hidup (komunitas) terdapat juga benda-benda seperti air, tanah, pasir, cahaya, matahari, dan udara. Di antara anggota komunitas dan benda-benda tersebut terjadi hubungan yang saling mempengaruhi.

Kesatuan ini membentuk sistem ekologi atau disebut ekosistem. Sebuah akuarium atau kebun di rumah kita merupakan contoh ekosistem yang sederhana.Sebuah sungai atau hutan merupakan contoh ekosistem yang kompleks.

Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem dibedakan atas dua macam,
yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem Alami, yaitu ekosistem yang terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia, misalnya padang rumput, gurun, laut, danau, rawa, hutan, dansungai.

Ekosistem Buatan, yaitu ekosistem yang terjadi karena buatan manusia.
Contoh : kolam, sawah, waduk, kebun, dan akuarium.
Ekosistem alami dapat dibedakan lagi ke dalam beberapa jenis ekosistem,
yaitu ekosistem darat, air tawar, air laut, dan pantai. Dan pada
kesempatan kali ini makalah kami akan membahas mengenai ekosistem
darat.


B. Ekosistem Darat

Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan.
Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma, yaitu sebagai berikut. Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu.

1. Bioma gurun
Bioma gurun dan setengah gurun banyak ditemukan di Amerika Utara,
Afrika Utara, Australia dan Asia Barat.
Ciri-ciri:

  • Curah hujan sangat rendah, + 25 cm/tahun
  • Kecepatan penguapan air lebih cepat dari presipitasi
  • Kelembaban udara sangat rendah
  • Perbedaan suhu siang haridenganmalamharisangattinggi(siangdapat mencapai 45 C, malam dapat turun sampai 0 C)
  • Tanah sangat tandus karena tidak mampu menyimpan air Lingkungan biotik:
  • Flora: tumbuhan yang tumbuh adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan daerah kering (tumbuhan serofit).
  • Fauna: hewan besar yang hidup di gurun umumnya yang mampu menyimpan air, misalnya unta, sedang untuk hewan-hewan kecil
  • misalnya kadal, ular, tikus, semut, umumnya hanya aktif hidup pada pagi hari, pada siang hari yang terik mereka hidup pada
  • lubang-lubang.


2. Bioma padang rumput
Bioma padang rumput membentang mulai dari daerah tropis sampai dengan daerah beriklim sedang, seperti Hongaria, Rusia
Selatan, Asia Tengah,
Amerika Selatan, Australia.
Ciri-ciri:

  • Curah hujan antara 25 - 50 cm/tahun, di beberapa daerah padang rumput curah hajannya dapat mencapai 100 cm/tahun.
  • Curah hujan yang relatif rendah turun secara tidak teratur.
  • Turunnya hujan yang tidak teratur tersebut menyebabkan porositas dan drainase kurang baik sehingga tumbuh-tumbuhan sukar mengambil air.


Lingkungan biotik:
Flora: tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan daerah dengan porositas dan drainase kurang baik adalah rumput, meskipun ada pula tumbuhan lain yang hidup selain rumput, tetapi karena mereka merupakan vegetasi yang dominan maka disebut padang rumput.

Nama padang rumput bermacam-macam seperti stepa di Rusia Selatan, puzta di Hongaria, prairi di Amerika Utara dan pampa di Argentina.
Fauna: bison dan kuda liar (mustang) di Amerika, gajah dan jerapah di Afrika, domba dan kanguru diAustralia, zebra. Karnivora:
singa, srigala, anjing liar, cheetah.

3. Bioma Hutan Basah
Bioma hutan tropis merupakan bioma yang memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan yang paling tinggi. Meliputi
daerah aliran sungai Amazone-Orinaco, Amerika Tengah, sebagian besar daerah Asia Tenggara dan Papua Nugini, dan lembah
Kongo di Afrika.
Ciri-ciri:
a. Curah hajannya tinggi, merata sepanjang tahun, yaitu antara 200 ? 225 cm/tahun.
b. Matahari bersinar sepanjang tahun.
c. Dari bulan satu ke bulan yang lain perubahan suhunya relatif kecil.
d. Di bawah kanopi atau tudung pohon, gelap sepanjang hari, sehingga tidak ada perubahan suhu antara siang dan malam hari.
* Flora: pada biorna hutan tropis terdapat beratus-ratus spesies tumbuhan. Pohon-pohon utama dapat mencapai ketinggian 20 - 40 m, dengan cabang-cabang berdaun lebat sehingga membentuk suatu tudung atau kanopi. Tumbuhan khas yang dijumpai adalah liana
dan epifit. Liana adalah tumbuhan yang menjalar di permukaan hutan, contoh: rotan. Epifit adalah tumbuhan yang menempel pada
batang-batang pohon, dan tidak merugikan pohon tersebut, contoh: Anggrek, paku Sarang Burung.
* Fauna: di daerah tudung yang cukup sinar matahari, pada siang hari hidup hewan-hewan yang bersifat diurnal yaitu hewan yang
aktif pada siang hari, di daerah bawah kanopi dan daerah dasar hidup hewanhewan yang bersifat nokfurnal yaitu hewan yang aktif
pada malam hari, misalnya: burung hantu, babi hutan,kucing hutan, macan tutul.

4. Bioma hutan gugur
Ciri khas bioma hutan gugur adalah tumbuhannya sewaktu musim dingin, daun-daunnya meranggas. Bioma ini dapat dijumpai di
Amerika Serikat, Eropa Barat, Asia Timur, dan Chili.
Ciri-ciri:
* Curah hujan merata sepanjang tahun, 75 - 100 cm/tahun.

* Mempunyai 4 musim: musim panas, musim dingin, musim gugur dan musim semi
* Keanekaragaman jenis tumbuhan lebih rendah daripada bioma hutan tropis.
Musim panas pada bioma hutan gugur, energi radiasi matahari yang diterima cukup tinggi, demikian pula dengan presipitasi (curah hujan) dan kelembaban. Kondisi ini menyebabkan pohon-pohon tinggi tumbuh dengan baik, tetapi cahaya masih dapat menembus ke dasar, karena dedaunan tidak begitu lebat tumbuhnya. Konsumen yang ada di daerah ini adalah serangga, burung, bajing, dan racoon yaitu hewan sebangsa luwak/musang.

Pada saat menjelang musim dingin, radiasi sinar matahari mulai berkurang, suhu mulai turun. Tumbuhan mulai sulit mendapatkan
air sehingga daun menjadi merah, coklat akhirnya gugur, sehingga musim itu disebut musim gugur.
Pada saat musim dingin, tumbuhan gundul dan tidak melakukan kegiatan fotosentesis. Beberapa jenis hewan melakukan hibernasi
(tidur pada musim dingin). Menjelang musim panas, suhu naik, salju mencair, tumbuhan mulai berdaun kembali (bersemi) sehingga
disebut musim semi.
5. Bioma taiga

Bioma ini kebanyakan terdapat di daerah antara subtropika dengan daerah kutub, seperti di daerah Skandinavia, Rusia, Siberia,
Alaska, Kanada.

Ciri-ciri bioma hutan taiga:
a. Perbedaan antara suhu musim panas dan musim dingin cukup tinggi, pada musim panas suhu tinggi, pada musim dingin suhu
sangat rendah.
b. Pertumbuhan tanaman terjadi pada musim panas yang berlangsung antara 3 sampai 6 bulan.
c. Flora khasnya adalah pohon berdaun jarum/pohon konifer, contoh pohon konifer adalah Pinus merkusii (pinus). Keanekaragaman
tumbuhan di bioma taiga rendah, vegetasinya nyaris seragam, dominan pohon-pohon konifer karena nyaris seragam, hutannya
disebut hutan homogen. Tumbuhannya hijau sepanjang tahun, meskipun dalam musim dingin dengan suhu sangat rendah.
d. Fauna yang terdapat di daerah ini adalah beruang hitam, ajak, serigala dan burung-burung yang bermigrasi kedaerah tropis bila
musim dingin tiba.
Beberapa jenis hewan seperti tupai dan mammalia kecil lainnya maupun berhibernasi pada saat musim dingin.

6. Bioma tundra
Bioma ini terletak di kawasan lingkungan Kutub Utara sehingga iklimnya adalah iklim kutub. Istilah tundra berarti dataran tanpa
pohon, vegetasinya didominasi oleh lumut dan lumut kerak, vegetasi lainnya adalah rumput-rumputan dan sedikit tumbuhan
berbunga berukuran kecil.

Ciri-ciri:
a. Mendapat sedikit energi radiasi matahari, musim dingin sangat panjang dapat berlangsung selama 9 bulan dengan suasana gelap.
b. Musim panas berlangsung selama 3 bulan, pada masa inilah vegetasi mengalami pertumbuhan.
c. Fauna khas bioma tundra adalah "Muskoxem" (bison berhulu tebal) dan Reindeer/Caribou (rusa kutub), beruang kutub, dan
insekta terutama nyamuk dan lalat hitam.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Setiap jenis makhluk hidup mempunyai lingkungan hidupnya sendiri. Tempat makhluk hidup melakukan segala kegiatan hidupnya
disebut habitat. Satuan makhluk hidup dalam ekosistem meliputi individu, populasi,
dan komunitas. Kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yang membentuk hubungan timbal balik disebut ekosistem.

Terdapat beberapa macam ekosistem, salah satunya ekosistem darat yaitu ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Ekosistem darat dibedakan atas beberapa bioma(daerah habitat) seperti gurun, padang rumput, hutan basah, hutan gugur, taiga, dan tundra.

B. SARAN
Dari tulisan makalah yang kami buat, kami berharap dapat menambah pengetahuan kepada teman-teman, agar dapat mengetahui
mengenai Ekosistem Darat. Kami juga berharap, bahwa kita sebagai generasi penerus, tidak hanya membaca buku satu saja tapi
lebih banyak buku mengenai radiasi benda hitam,sehingga dengan begitu akan semakin banyak ilmu dan pengetahuan yang dapat
kita peroleh.

DAFTAR PUSTAKA
Sumarwan, Sumartini, Kusmayadi. 2000. IPA Biologi untuk SLTP. Erlangga,
Jakarta.

Read More

Materi Ekonomi Kelangkaan

Pengertian Kelangkaan adalah suatu keadaan( barang serta menyebabkan kelangkan dan jasa}, dimana ketersediaannya dalam jumlah yang terbatas, dibutuhkan dalam jumlah yang tidak terbatas, dengan kelangkaan untuk memperolehnya membutuhkan pengorbanan (diukur dengan harga), juga tergantung pada situasi serta menyebabkan kelangkan dan kondisi. Misal, Oksigen di kelas (misalnya kelas X) termasuk barang tidak langka. Oksigen di luar angkasa/di dalam laut termasuk barang langka.

Penyebab atau Alasan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan kelangkaan manusia tidak terbatas sifat alami manusia : tidak pernah puas akan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  serta menyebabkan kelangkan dan kelangkaan semakin memperjelas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Kemajuan Teknologi serta menyebabkan kelangkan dan Informasi, kebudayaaan, adat istiasadat, serta menyebabkan kelangkan dan kebiasaan, faktor kondisi alam. Faktor lingkungan sosial, perkembangan perekonomian, perkembangan zaman, misalnya mode yang lagi “in. tingkat pendapatan, agama serta menyebabkan kelangkan dan Kepercayaan.

Sementara itu disisi lain sumber daya ekonomi sangat terbatas. Penyebab atau alasan keterbatasan sumberdaya ekonomi dikarenakan. Keterbatasan sumber daya alam, Sumber Daya Alam tidak dapat diperbaharui. Bencana Alam, pertambahan penduduk yang pesat, seserta menyebabkan kelangkan dangkan sumber daya alam tidak bertambah, kelambatan penemuan teknologi, kerusakan Sumber Daya Alam karena ulah manusia. Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolahnya.

Penggolongan Sumber Daya Ekonomi

Adapun Sumber Daya Ekonomi dapat digolongkan ke dalam empat golongn, yaitu :Submer Daya Alam, Sumber Daya manusia, Sumber Daya Modal, serta menyebabkan kelangkan dan Sumber Daya Skill. Ke empat ini lebih dikenal dengan faktor produksi.
Sumber Daya Alam merupakan faktor produksi yang disediakan oleh alam tanpa ada campur tangan manusia untuk membuatnya. Misalnya, tanah serta menyebabkan kelangkan dan isi yang terkandung di dalamnya. Faktor produksi ini jumlahnya sangat terbatas.
Sumber Daya Manusia. Sumber Daya Manusia yang dimaksud di sini adalah faktor produksi manusia yang berupa tenaga kerja yang mencakup fisik serta menyebabkan kelangkan dan mentalnya. Sumber Daya /faktor Produksi Tenaga Kerja Manusia ini dapat dibagi 2 yaitu:
Tenaga Kerja Rohani adalah tenaga kerja yang mengutamakan pemikiran dalam melaksanakan kegiatannya, misalnya : pendeta, manajer, pengarang, dll

Tenaga Kerja Jasmani adalah tenaga kerja yang mengandalkan fisik. Tenaga kerja jasmani ini terbagi 3, yaitu:1) Tenaga Ahli (Skilled Labour) Tenaga ahli adalah tenaga kerja yang diperoleh melalui proses pendidikan formal, contoh dokter, guru, dosen, akuntan, dll. 2) Tenaga Terlatih (Trained Labour), Tenaga terlatih adalah tenaga yang diperoleh melalui kursus/latihan-latihan secara teratur serta menyebabkan kelangkan dan jangka waktu tertentu, contoh : montir, tukang jahit, dll. Tenaga Kerja Tidak Terdidik serta menyebabkan kelangkan dan Tidak terlatih (Unsklilled and Untrained Labour), Tenaga kerja ini hanya mengandalkan kemampuan fisik semata, sehingga tidak membutuhkan keahlian atau keterampilan tertentu, contoh : pesuruh, buruh, dll.

Sumber Daya Modal

Sumber Daya Modal dapat digolongkan dalam beberapa bentuk, Modal Menurut bentuk/wujudnya (kelihatan/tidak) : (a) Modal Abstrak, Modal Abstarak disebut juga modal tidak nyata, yaitu modal yang tidak kelihatan tetapi dapat dirasakan untuk memperlancar proses produksi. Contoh : hak cipta, good will, hak paten, dll. (b) Modal konkret. Modal konkret disebut juga modal nyata, yaitu modal yang dapat dilihat secara fisik serta menyebabkan kelangkan dan digunakan dalam proses produksi. Contoh : uang tunai, barang, mesin, gedung,
Modal Menurut Jenisnya dikelompokkan menjadi, (i) Modal Barang (Capital Goods). Modal barang yaitu, modal berupa barang yang digunakan dalam kegiatan produksi. Contoh: mesin-mesin, gedung, dll. (ii) Modal Uang (Money Capital) , Modal uang yaitu modal berupa uang yang mempunyai daya beli serta menyebabkan kelangkan dan dapat digunakan untuk membeli faktor-faktor produksi Contoh : uang tunai, simpanan di bank (tabungan/deposito). (iii) Modal Properti (Property Capital), Modal property, yaitu modal dalam bentuk bukti-bukti kepemilikan. Contoh : saham, hipotek, bond (obligasi/surat utang).

Modal Menurut Sifatnya terdiri dari (-) Modal Tetap (Fixed Capital), Modal Tetap adalah modal berupa barang yang tahan lama yang dapat digunakaan untuk beberapa kali proses produksi. Contoh : mesin-mesin gedung, perkakas, peralatan kantor dll. (-) Modal Lancar (Variabel Capital), Modal lancar, yaitu modal berupa barang-banrang atau alat-alat yang habis dipakai dalam satu kali proses produksi. Contoh : bahan mentah, bahan pembantu, bahan bakar, alat tulis kantor(kertas, pensil, tinta,dll).

Modal Menurut Fungsinya, Modal Perorangan/individu (Private Capital), Modal Perorangan adalah modal yg berasal dari perorangan serta menyebabkan kelangkan dan fungsinya memberikan keuntungan bagi si pemilik modal tersebut. Modal Masyarakat (Social Capital), Modal Masyarakat adalah modal milik masyarakat yang fungsinya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Contoh : sekolah, angkutan umum, terminal, jembatan, jalan raya.
Modal Menurut Sumber serta menyebabkan kelangkan dan Resikonya. Modal Sendiri, Modal sendiri yaitu modal yang berasal dari pemilik perusahaan (sendiri/bersama) , serta menyebabkan kelangkan dan resiko ditanggung penuh oleh pemilik modal. Modal Asing, Modal asing adalah modal yang asalnya dari pihak lain (bukan pemilik persusahaan), misalnya dengan meminjam (melalu bank/non bank) seserta menyebabkan kelangkan dangkan resiko harus ditanggung oleh perusahaan tersebut.

1. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Manusia yang Tidak Terbatas

Dalam menjalani kehidupannya, manusia dihadapkan pada berbagai permasalahan ekonomi. Permasalahan tersebut timbul akibat keinginan manusia mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan hidup dapat dipertahankan jika kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidupnya terpenuhi. Selain itu, aserta menyebabkan kelangkan danya keinginan untuk hidup layak menyebabkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup manusia beraneka ragam serta menyebabkan kelangkan dan selalu bertambah. Akibatnya, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup manusia menjadi tidak terbatas.

1.1. Pengertian Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan

Kelangkaan berkaitan dengan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan . Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup guna mencapai taraf hidup sejahtera. Pada prinsipnya, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  setiap orang berbeda-beda serta menyebabkan kelangkan dan terus berkembang sejalan bertambahnya usia. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia terhadap benda atau jasa dapat memberikan kepuasaan kepada manusia itu sendiri, baik kepuasaan jasmani maupun kepuasaan rohani. Dalam memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidupnya, manusia membutuhkan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan . Alat tersebut disediakan alam ataupun manusia melalui proses produksi. Upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan nya tidak pernah berakhir. Oleh karena itu, manusia perlu bertindak rasional agar tercapai pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup secara memuaskan.

1.2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Manusia

Mengapa kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  timbul serta menyebabkan kelangkan dan terus berkembang? Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  timbul karena aserta menyebabkan kelangkan danya tuntutan fisik serta menyebabkan kelangkan dan/atau psikis agar hidup layak. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  terus berkembang karena manusia memiliki sifat tidak puas atas pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup. Keadaan ini mengakibatkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia menjadi tidak terbatas. Keberadaan manusia dalam hidup bermasyarakat membuat manusia satu dengan yang lain berbeda dalam memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan nya. Mengapa kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia berbeda-beda? Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia berbeda-beda karena dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini.

a. Keadaan Alam (Tempat)

Keadaan alam mengakibatkan perbedaan dalam memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Orang yang tinggal di daerah kutub, membutuhkan pakaian yang tebal untuk menahan hawa dingin. Lain halnya dengan kita yang tinggal di daerah tropis, cukup memakai pakaian yang tipis. Oleh karena itu, tampak di sini bahwa keadaan alam dapat mendorong manusia untuk menginginkan barang-barang yang sesuai dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan.

b . Agama serta menyebabkan kelangkan dan Kepercayaan

Ajaran agama yang berbeda dapat mengakibatkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang berbeda pula. Misalnya, penganut agama Islam dilarang makan babi, seserta menyebabkan kelangkan dangkan penganut agama Hindu dilarang makan sapi. Hal ini menunjukkan bahwa masingmasing agama memerlukan alat-alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  tertentu yang harus dipakai dalam menjalankan ibadah. Selain itu dalam hal perayaan keagamaan, masing-masing agama atau kepercayaan berbeda-beda, sehingga kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan barang juga berbeda. Misalnya pada saat menjelang hari raya Idul Fitri, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan pakaian muslim akan meningkat tajam. Berbeda halnya ketika hari raya Natal tiba, orang-orang Nasrani membutuhkan pohon Natal serta menyebabkan kelangkan dan bingkisan-bingkisan Natal. Dengan demikian masing-masing agama atau kepercayaan mempunyai kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang berbeda-beda.

c . Adat Istiadat

Adat atau tradisi yang berlaku di masyarakat sangat memengaruhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup masyarakat. Alasannya, suatu adat atau tradisi akan memengaruhi baik perilaku maupun tujuan hidup kelompok masyarakat setempat.
Akibatnya tradisi yang berbeda akan menimbulkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang berbeda pula. Misalnya upacara perkawinan. Pelaksanaan upacara antardaerah akan berbeda-beda. Upacara pernikahan di Jawa Tengah dengan di Sumatra Barat akan memiliki ritual yang berbeda, sehingga kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan nya pun akan berbeda pula.

d . Tingkat Peradaban

Makin tinggi peradaban suatu masyarakat makin banyak kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  serta menyebabkan kelangkan dan makin tinggi pula kualitas atau mutu barang yang dibutuhkan. Pada zaman purba, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia masih sedikit. Namun seiring berkembangnya peradaban, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia semakin banyak. Manusia akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan nya agar mencapai kemakmuran. Dahulu manusia tidak membutuhkan sepeda motor, namun sekarang sepeda motor menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang sangat penting, karena dapat mengefisienkan waktu sampai tempat tujuan. Selain itu cita rasa kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia modern juga semakin meningkat. Manusia menuntut kualitas tinggi dari barang-barang atau jasa yang dibutuhkan. Dengan demikian membuktikan bahwa perkembangan peradaban akan menyebabkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan berkembang serta menyebabkan kelangkan dan beragam.
Selain itu, ketidakterbatasan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup dipengaruhi faktor-faktor antara lain:
  • tingkat usia
  • tingkat pendidikan
  • kemajuan ilmu pengetahuan serta menyebabkan kelangkan dan teknologi
  • tingkat pendapatan
  • jumlah penduduk
  • lingkungan sosial budaya
  • promosi produk tertentu (iklan)
  • perbedaan kondisi geografis
  • agama serta menyebabkan kelangkan dan kepercayaan

1.3. Macam-Macam Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Manusia

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia yang tidak terbatas serta menyebabkan kelangkan dan bermacam-macam itu dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan , yaitu kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  berdasarkan intensitasnya, bentuk serta menyebabkan kelangkan dan sifatnya, subjek yang membutuhkannya, waktu pemenuhannya, serta menyebabkan kelangkan dan wujudnya. Kelangsungan hidup dapat dipertahankan jika manusia mengonsumsi barang serta menyebabkan kelangkan dan jasa. Hal ini berarti manusia mampu memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidupnya yang beragam. Pada prinsipnya, jenis-jenis kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup dapat dikelompokkan sebagai berikut.

1.3.1. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Menurut Intensitas Kegunaan

Pengelompokkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup menurut tingkat kegunaannya (intensitasnya) dapat dibedakan menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder, serta menyebabkan kelangkan dan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  tersier.

a. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Primer

Primer berasal dari kata primus, yang berarti pertama. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer ini disebut juga kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  alamiah karena kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini berkaitan erat dengan kodrat kita sebagai manusia. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  dasar yang harus dipenuhi manusia agar hidup layak. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer disebut juga kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  pokok. Menurut International Labour Organization (ILO), kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  fisik minimal masyarakat berkaitan dengan kecukupan pokok setiap masyarakat, baik masyarakat kaya maupun miskin. Seandainya kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer tidak dipenuhi, kelangsungan hidup manusia akan terganggu. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer, antara lain makan, minum, pakaian, serta menyebabkan kelangkan dan tempat tinggal.

b. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Sekunder

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang bersifat sebagai pelengkap kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  pokok (kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer). Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder dapat dipenuhi setelah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  pokok terpenuhi. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini berkaitan dengan aspek lingkungan sosial, tradisi masyarakat, budaya, serta menyebabkan kelangkan dan psikologis. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder setiap orang dapat berbeda-beda. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder, antara lain radio, perabot rumah tangga, pendidikan, tas, sepeda motor, meja, kursi, alat tulis, serta menyebabkan kelangkan dan alat olah raga.

c. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Tersier

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  tersier adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang dapat dipenuhi setelah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer serta menyebabkan kelangkan dan sekunder terpenuhi dengan baik. Pada umumnya, pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  tersier dilakukan oleh orang-orang yang berpenghasilan tinggi, biasanya digunakan untuk menunjukkan status sosial (prestise), serta menyebabkan kelangkan dan identik dengan unsur kemewahan. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  tersier, antara lain kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  rumah mewah, perhiasan, berlian, serta menyebabkan kelangkan dan mobil mewah.
Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer setiap orang akan sama. Tentunya setiap orang akan membutuhkan rumah untuk tempat tinggalnya. Makan untuk kelangsungan hidupnya, minum untuk menghilangkan dahaga, serta pakaian untuk menjaga tubuh dari panas serta menyebabkan kelangkan dan dingin. Kalian juga akan membutuhkan barang-barang tersebut, bukan? Lain halnya dengan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekuder serta menyebabkan kelangkan dan tersier. Setiap orang mempunyai kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder serta menyebabkan kelangkan dan tersier yang berbeda-beda. Coba, perhatikan saja di lingkungan sekitar tempat tinggal kalian. Bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan sepeda motor menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang mewah. Akan tetapi berbeda dengan orang yang berpenghasilan tinggi. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan sepeda motor menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder. Adakalanya kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekunder dapat menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  primer bagi sebagian orang. Akan tetapi, ada sebagian orang yang menganggap sebutuhan sekunder sebagai kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  tersier. Perbedaan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini disebabkan karena perbedaan tingkat sosial ekonomi.

1.3.2. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Menurut Bentuk serta menyebabkan kelangkan dan Sifatnya

Pengelompokan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup menurut bentuk serta menyebabkan kelangkan dan sifatnya dapat dibedakan menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jasmani serta menyebabkan kelangkan dan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  rohani.

a. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Jasmani

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jasmani adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang diperlukan oleh fisik atau baserta menyebabkan kelangkan dan manusia agar dapat hidup secara layak serta menyebabkan kelangkan dan baik. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jasmani terkait erat dengan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  fisik, seperti menjaga kesehatan atau penampilan. Pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jasmani dapat dilakukan jika kondisi tubuh bugar atau sehat. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang bersifat kebendaan. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jasmani, antara lain kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  makanan serta menyebabkan kelangkan dan minuman, pakaian, alat-alat olah raga untuk menunjang kesehatan raga atau baserta menyebabkan kelangkan dan, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya.

b. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Rohani

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  rohani adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang dapat memberikan rasa puas pada jiwa, rohani, serta menyebabkan kelangkan dan perasaan seseorang. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  rohani berkaitan dengan upaya manusia memperoleh kepuasan batin. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini timbul akibat dorongan perasaan, etika, serta menyebabkan kelangkan dan pikiran seseorang untuk memperoleh kepuasan. Apabila kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  rohani manusia terpenuhi, maka manusia akan merasa senang, aman, tenteram, serta menyebabkan kelangkan dan terhibur. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  rohani, antara lain kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  akan perhatian dari orang tua, rekreasi di tempat wisata, menjalankan ajaran agama dengan baik, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya.

1.3.3. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Menurut Subjek yang Membutuhkan

Pengelompokan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup menurut subjek yang membutuhkannya dapat dibedakan menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  individual serta menyebabkan kelangkan dan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  kelompok.

a. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Individu

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  individu adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang berguna untuk pemenuhan atau pemuasan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  seseorang secara individu (pribadi). Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  individu sama artinya dengan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  individual. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  individu (perorangan) diartikan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang diinginkan setiap orang. Pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini akan berbeda-beda antara satu orang dengan orang lain. Hal tersebut dipengaruhi oleh keinginan, hobi, jenis pekerjaan, status sosial, atau pendidikan. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  individual, antara lain kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  seorang pelajar akan buku pelajaran atau kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  nelayan akan perahu serta menyebabkan kelangkan dan jala.

b. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Kelompok

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Kelompok adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang bermanfaat untuk pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  umum atau orang banyak. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  kelompok sama artinya dengan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  kolektif. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  kolektif merupakan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang erat hubungannya dengan kesejahteraan, ketertiban, keamanan, keindahan, serta menyebabkan kelangkan dan kemakmuran masyarakat. Ketersediaan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini dapat dipenuhi masyarakat secara swadaya ataupun disediakan oleh pemerintah. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  kolektif/kelompok, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  pakaian seragam bagi kelompok paduan suara atau tim olah raga, jalan raya bagi pengguna jalan, serta menyebabkan kelangkan dan pasar untuk jual beli barang bagi masyarakat.

1.3.4. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Menurut Waktu Pemenuhannya

Pengelompokan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup menurut waktu pemenuhannya dapat dibedakan menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekarang serta menyebabkan kelangkan dan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  masa depan.

a. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Sekarang

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekarang adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang bersifat mendesak serta menyebabkan kelangkan dan tidak dapat ditunda. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekarang harus dipenuhi pada saat sekarang serta menyebabkan kelangkan dan tidak dapat ditunda. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini bersifat mendesak karena berdampak terhadap kelangsungan hidup. Apabila pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini ditunda, maka kemungkinan akan mengakibatkan kerugian atau musibah. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekarang, antara lain kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  obat-obatan bagi orang sakit, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jasa pemadam kebakaran pada waktu terjadi kebakaran, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya.

b. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Masa yang Akan Datang/Masa Depan

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  masa depan adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang pemenuhannya masih dapat ditangguhkan pada waktu yang akan datang atau dapat dipersiapkan dari sekarang, tanpa mengganggu kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  sekarang. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  masa yang akan datang (masa depan) berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  pada kemudian hari. Seseorang dapat mempersiapkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini agar pemenuhannya pada masa yang akan datang mencapai kepuasan. Contoh kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  masa depan, antara lain menabung untuk biaya melanjutkan pendidikan atau menabung untuk membeli rumah.

1.3.5. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Berdasarkan Wujud

Berdasarkan wujudnya, kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  dapat dibedakan menjadi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  material serta menyebabkan kelangkan dan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  spiritual.

1 ) Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  material

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  material adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  berupa alat-alat yang dapat diraba, dilihat, serta menyebabkan kelangkan dan mempunyai bentuk. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  material berwujud nyata serta menyebabkan kelangkan dan dapat dinikmati langsung. Contoh: makan nasi dapat kita rasakan kenikmatannya, minum air dapat menghilangkan dahaga serta menyebabkan kelangkan dan rumah sangat nyaman untuk berlindung.

2 ) Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  spiritual

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  spiritual adalah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang dihubungkan dengan benda-benda tak berwujud. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  ini tidak bisa diraba, dilihat, serta menyebabkan kelangkan dan berbentuk tetapi bisa dirasakan dalam hati. Contoh: orang Islam bersembahyang di masjid, orang Kristen sembahyang di gereja, orang Buddha sembahyang di wihara, serta menyebabkan kelangkan dan orang Hindu bersembahyang di pura.

1.4. Alat Pemenuhan Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Manusia / Alat Pemuas Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan

Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia yang tidak terbatas jumlahnya tersebut dapat terpenuhi dengan alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan . Alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  dapat berupa barang serta menyebabkan kelangkan dan jasa. Barang adalah alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang berwujud (dapat dilihat), contohnya makanan, pakaian, sepatu, tas, buku tulis, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya. Seserta menyebabkan kelangkan dangkan jasa adalah alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang tidak berwujud (tidak dapat dilihat), contohnya jasa dokter, guru, tukang parkir, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya. Alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  dapat dikelompokkan berdasarkan kelangkaan, tujuan penggunaan, hubungan dengan benda lain, segi jaminannya, serta menyebabkan kelangkan dan proses pembuatan. Berikut adalah jenis-jenis alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan .

1.4.1. Alat Pemuas Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Berdasarkan Kelangkaan

Pengelompokan alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  berdasarkan ketersediaannya dapat dibedakan menjadi benda ekonomi, benda bebas, serta menyebabkan kelangkan dan benda illith.

a. Barang Ekonomi

Barang ekonomi adalah barang yang dibutuhkan jumlahnya terbatas namun peminatnya banyak sehingga untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Pengorbanan yang dikeluarkan biasanya berupa uang(membelinya) atau waktu. Contoh barang ekonomi seperti makanan, minuman, televisi, pakaian, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya.

b. Barang Bebas

Barang bebas adalah alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang jumlahnya melimpah serta menyebabkan kelangkan dan untuk mendapatkannya tidak perlu pengorbanan. Oleh karena tersedia dalam jumlah besar, seseorang dapat mengambilnya begitu saja dengan bebas. Contoh barang bebas antara lain air di sungai atau di laut, udara di sekitar kita, es di daerah kutub, pasir di paserta menyebabkan kelangkan dang pasir, serta menyebabkan kelangkan dan sinar matahari. Semuanya itu dapat diperoleh secara gratis.

c. Barang Illith

Barang illith adalah benda yang jumlahnya berlebihan sehingga dapat membahayakan serta menyebabkan kelangkan dan mendatangkan bencana. Oleh karena itu, perlu dikurangi penggunaannya. Contohnya air, jika dalam jumlah yang sedikit dapat berguna bagi kehidupan manusia, namun bila jumlahnya berlebihan dapat menyebabkan banjir. Contoh lainnya api, jika api yang digunakan kecil dapat digunakan untuk memasak atau penerangan, tetapi ketika api itu besar dapat mendatangkan bencana kebakaran.

1.4.2. Alat Pemuas Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Berdasarkan Tujuan Penggunaan

Pengelompokan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  berdasarkan tujuan penggunaannya dapat dibedakan menjadi benda produksi serta menyebabkan kelangkan dan benda konsumsi.

a. Barang Konsumsi

Barang konsumsi adalah barang-barang yang langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Barang konsumsi dapat langsung dikonsumsi manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup. Barang konsumsi juga disebut barang siap pakai karena manfaatnya langsung dapat dirasakan konsumen. Contoh benda konsumsi antara lain: nasi, buku pelajaran, televisi, radio, komputer.

b. Barang Produksi

Barang produksi adalah barang yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Barang produksi juga disebut barang modal. Contoh barang produksi antara lain: mesin tetas dapat digunakan peternak untuk menetaskan telur ayam atau itik. Mesin Rice Mill / penggiling padi, yang digunakan untuk menggiling padi menjadi beras serta menyebabkan kelangkan dan bekatul.

1.4.3. Barang Berdasarkan Proses Produksi

Pengelompokan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  berdasarkan proses pembuatannya dapat dibedakan menjadi barang mentah, setengah jadi, serta menyebabkan kelangkan dan barang jadi.

a. Barang Mentah

Barang mentah (raw material) adalah barang yang digunakan sebagai bahan baku atau bahan dasar untuk diproses menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Barang ini bernilai guna tinggi jika telah diolah terlebih dahulu. Contoh bahan mentah seperti kapas, getah karet, kulit domba, kayu, serta menyebabkan kelangkan dan beras. Bahan-bahan tersebut masih memerlukan pengolahan lebih lanjut bila kita membutuhkannya.

b. Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi adalah barang yang masih memerlukan proses produksi untuk dijadikan bahan siap pakai atau bahan jadi. Agar bernilai guna tinggi, barang setengah jadi perlu diproses kembali. Contoh barang setengah jadi, antara lain benang untuk membuat kain, kain untuk membentuk pakaian, kulit untuk membuat tas, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya.

c. Barang Jadi

Barang jadi adalah barang yang siap untuk digunakan serta menyebabkan kelangkan dan merupakan hasil akhir dari produksi. Barang jadi telah menjalani rangkaian proses produksi sehingga tercipta produksi yang siap dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup. Contoh barang jadi, antara lain pakaian, sepatu, kendaraan, serta menyebabkan kelangkan dan peralatan elektronik.

1.4.4. Alat Pemuas Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  Berdasarkan Segi Jaminannya

Berdasarkan segi jaminan pinjaman, alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  dibedakan menjadi benda bergerak serta menyebabkan kelangkan dan tidak bergerak.

a. Benda bergerak

Benda yang dapat dipindah-pindahkan tempatnya serta menyebabkan kelangkan dan dapat digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan kredit jangka pendek (jangka waktu kurang dari 1 tahun) disebut benda bergerak. Contoh benda bergerak antara lain: mobil, perhiasan, serta menyebabkan kelangkan dan barang-barang elektronik.

b. Benda tidak bergerak

Benda yang tidak dapat dipindah-pindahkan tempatnya serta menyebabkan kelangkan dan dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka panjang dinamakan benda tidak bergerak. Contoh barang tidak bergerak antara lain tanah serta menyebabkan kelangkan dan gedung.

1.4.5. Barang Menurut Hubungan dengan Barang Lain

Pengelompokan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  menurut hubungannya dengan barang lain diuraikan sebagai berikut.

a. Barang Substitusi

Barang substitusi (pengganti) digunakan untuk menggantikan fungsi barang lain. Barang ini bersifat saling menggantikan barang lainnya. Misalnya, gas menggantikan minyak tanah sebagai bahan bakar, busway menggantikan mobil pribadi sebagai sarana transportasi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, serta menyebabkan kelangkan dan sagu menggantikan beras sebagai makanan pokok.

b. Barang Komplementar

Barang komplementer (pelengkap) berguna jika digunakan secara bersamaan dengan barang lainnya. Barang tersebut akan memiliki nilai guna tinggi jika digunakan secara bersama-sama dengan barang lain. Misalnya, mobil dapat berjalan jika diisi bensin, pena dengan tinta, roti akan lebih enak jika diolesi selai, teh dengan gula, tayangan televisi dapat dit0nton jika ada stasiun pemancarnya, serta menyebabkan kelangkan dan handphone dengan simcard.

2. Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi

Amatilah lingkungan sekitar tempat tinggal anda! Melalui pengamatan anda dapat melihat masyarakat berusaha memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup dengan segala cara. Meskipun tidak semua kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidupnya dapat terpenuhi, masyarakat terus berusaha mencapai kepuasan. Ketidakterpenuhinya kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup kemungkinan disebabkan terbatasnya sumber daya ekonomi. Dalam ilmu ekonomi, kondisi tersebut menggambarkan penyebab kelangkaan kelangkaan.

2.1. Pengertian Kelangkaan

Apa yang terbersit di benak kalian ketika mendengar istilah kelangkaan? Apakah mengenai hilangnya kedelai di pasaran? Ataukah mengenai minyak tanah atau elpiji yang mendadak lenyap di pasar sehingga membuat banyak ibu-ibu/bapak-bapak harus mengantri di penyalur-penyalur minyak tanah atau elpiji? Kedua contoh di atas menggambarkan bentuk kelangkaan. Manusia dalam memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia beraneka ragam serta menyebabkan kelangkan dan terus-menerus ada. Hari ke hari kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia semakin bertambah banyak baik jumlah, mutu, serta menyebabkan kelangkan dan coraknya. Pertambahannya itu tidak sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, akan ada sebagian orang yang tidak mendapatkan alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang diinginkan, entah karena tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan (biaya tidak terjangkau) atau karena barang sudah habis. Kondisi di atas dapat disebut sebagai kelangkaan. Jadi kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah sumber daya yang ada dirasakan kurang atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Kelangkaan tidak berarti segala sesuatu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup sulit diperoleh. Kelangkaan (scarcity) diartikan kesenjangan antara sumber daya ekonomi yang terbatas dengan jumlah kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup tidak terbatas. Kelangkaan timbul karena kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia terus bertambah. Akibatnya, sumber daya yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup. Keadaan ini mendorong manusia untuk melakukan pilihan di antara berbagai akternatif yang paling menguntungkan. Selain itu, manusia harus bersikap bijak serta menyebabkan kelangkan dan rasional dalam mengalokasikan sumber daya ekonomi. Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua makna, yaitu:
  1. terbatas, dalam arti tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan manusia.
  2. terbatas, dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.

2.2. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Kelangkaan

Mengapa timbul masalah kelangkaan dalam kehidupan masyarakat? Kelangkaan sumber daya dialami setiap orang, bangsa, serta menyebabkan kelangkan dan negara. Meskipun kondisinya berbeda-beda, pokok permasalahan ekonominya sama, yaitu cara manusia memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup yang beragam dihadapkan dengan ketersediaan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang terbatas. Masalah kelangkaan timbul disebabkan faktor-faktor sebagai berikut.

2.2.1. Keterbatasan Sumber Daya

Lingkungan alam menyediakan sumber daya melimpah bagi pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Sumber daya alam dapat dikelompokan menjadi sumber daya yang dapat diperbarui serta menyebabkan kelangkan dan tidak dapat diperbarui. Akan tetapi, jumlah sumber daya akan semakin berkutang akibat sifat manusia yang serakah.

2.2.2. Perbedaan Letak Geografis

Letak geografis yang berbeda-beda menyebabkan persebaran sumber daya menjadi tidak merata. Ada wilayah yang tanahnya subur serta menyebabkan kelangkan dan kaya barang tambang. Ada pula wilayah yang tandus serta menyebabkan kelangkan dan kekurangan air bersih. Perbedaan letak geografis tersebut dapat menimbulkan kelangkaan sumber daya.

2.2.3. Ketidakseimbangan Pertumbuhan Penduduk

Menurut Thomas Robert Malthus, pakar demografi serta menyebabkan kelangkan dan ekonomi politik dari Inggris, laju pertambahan penduduk lebih cepat daripada laju pertumbuhan produksi. Pertambahan jumlah penduduk yang cepat tidak diikuti dengan hasil produksi. Akibatnya, hasil produksi tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup manusia yang beragam.

2.2.4. Rendahnya Kemampuan Produksi

Ketersediaan alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  dapat terpenuhi jika terdapat orang atau baserta menyebabkan kelangkan dan yang melakukan produksi. Kemampuan produksi berpengaruh terhadap ketersediaan barang serta menyebabkan kelangkan dan jasa sebagai alat pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan . Kemampuan produksi yang terbatas akan mengakibatkan rendahnya kapasitas produksi. Hal ini dapat menimpulkan ketidakterpenuhinya kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Keterbatasan produksi disebabkan oleh rendahnya kemampuan sumber daya manusia yang digunakan dalam proses produksi.

2.2.5. Lambatnya Perkembangan Teknologi

Teknologi yang digunakan produsen dalam proses produksi tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk. Produsen butuh waktu untuk menerapkan teknologi produksi yang baru, sementara kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup manusia terus berkembang. Lambatnya perkembangan serta menyebabkan kelangkan dan penerapan teknologi menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia.

2.2.6. Penyebab kelangkaan Bencana Alam

Bencana alam adalah faktor alam yang bisa memengaruhi pemenuhan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup. Aserta menyebabkan kelangkan danya bencana alam bisa menimbulkan kerusakan lingkungan sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup manusia. Contohnya bencana banjir bisa menghambat distribusi barang serta menyebabkan kelangkan dan jasa. Keterlembatan ini akan menyebabkan masyarakat tidak bisa segera mengonsumsi barang serta menyebabkan kelangkan dan jasa.

2.3. Keterbatasan Sumber Daya Ekonomi

Kelangkaan dapat terjadi jika sumber daya yang ada terbatas seserta menyebabkan kelangkan dangkan kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  jumlahnya tidak terbatas. Kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Meskipun manusia berusaha memperbanyak alat atau barang untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  hidup, tetapi sumber daya serta menyebabkan kelangkan dan alat produksi yang ada terbatas jumlahnya.
Keterbatasan sumber daya yang ada dapat dibuktikan dari contoh berikut ini.

2.3.1. Keterbatasan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah sumber daya yang ada di alam serta menyebabkan kelangkan dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  manusia. Keberadaan sumber daya alam juga terbatas. Keterbatasannya dapat dilihat dari beberapa contoh sumber daya berikut ini.

a. Air

Manusia memanfaatkan air terutama air bersih untuk minum, mandi, cuci pakaian, cuci piring, serta menyebabkan kelangkan dan sebagainya. Di kota-kota besar untuk mendapatkan air bersih sangat sulit. Mereka harus membeli air bersih dari PAM (perusahaan air minum). Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan air sangat terbatas.

b. Hutan

Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Dahulu hutan di Indonesia menjadi paru-paru dunia. Selain itu hasil dari hutan seperti rotan, damar, serta menyebabkan kelangkan dan kayu dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan . Hutan dapat juga dijadikan sebagai tempat resapan air sehingga dapat mencegah penyebab kelangkaan banjir. Namun sekarang keberadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Hal itu disebabkan banyak orang yang menebangi pohon-pohon di hutan tanpa memerhatikan pelestariannya sehingga sekarang ini banyak hutanhutan yang gundul. Kalian tentunya tahu apakah akibat dari hutan gundul? Ya, salah satunya dapat menyebabkan banjir. Di samping itu, sumber daya hutan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  semakin berkurang jumlahnya.

2.3.2. Keterbatasan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia juga terbatas keberadaannya. Maksudnya sumber daya manusia yang berkualitas serta menyebabkan kelangkan dan mempunyai moral yang baik sedikit jumlahnya. Kualitas sumber daya manusia di Indonesia jika dibandingkan dengan kualitas sumber daya manusia di negara-negara maju masih jauh tertinggal. Kemampuan untuk mengolah sumber daya yang ada masih rendah. Sehingga barang yang dihasilkannya pun masih rendah pula baik jumlah serta menyebabkan kelangkan dan kualitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas jumlahnya terbatas.

2.3.3. Keterbatasan Sumber Daya Modal

Sumber daya modal dapat berupa mesin-mesin, bahan baku ataupun peralatan-peralatan lainnya. Keterbatasan sumber modal dibuktikan dengan alat-alat yang digunakan dalam produksi masih menggunakan mesin-mesin berteknologi rendah. Hal ini dapat memengaruhi kelangsungan dalam proses produksi barang.

2.3.4. Keterbatasan Sumber Daya Kewirausahaan

Sumber daya kewirausahaan adalah sumber daya yang mampu mengombinasikan antara sumber daya alam, sumber daya manusia, serta menyebabkan kelangkan dan sumber daya modal. Orang yang memiliki jiwa kewirausahaan masih sedikit jumlahnya. Oleh karena itu sedikitnya orang yang mampu menyatukan sumber daya yang ada dapat memengaruhi jumlah hasil produksi. Sehingga hal tersebut dapat memengaruhi keberadaan alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  di masyarakat. Keterbatasan-keterbatasan sumber daya di atas jika digunakan untuk memenuhi kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan  yang tidak terbatas dapat menyebabkan kelangkaan alat pemuas kebutuhan berpengaruh akan penyebab kelangkaan kelangkaan serta menyebabkan kelangkan dan . Penyebab kelangkaan kelangkaan dapat disebabkan karena faktor-faktor berikut ini.
  • Pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan pertumbuhan produksi.
  • Ketersediaan sumber daya alam yang terbatas.
  • Terbatasnya kemampuan manusia.
  • Sifat serakah manusia.
  • Kurangnya tenaga-tenaga ahli.

Read More
Previous PostOlder Posts Home