Showing posts with label SI. Show all posts
Showing posts with label SI. Show all posts

MAKALAH DESAIN SISTEM




DAFTAR ISI

Halaman Judul......................................................................................................................... i
Kata pengantar...................................................................................................................... ii
Daftar Isi.............................................................................................................................. iii
Bab 1 Pendahuluan
A. Latar Belakang............................................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah........................................................................................................ 1
C. Tujuan.......................................................................................................................... 1
Bab 2 Isi
A. Desain Sistem ............................................................................................................ 2
1. Pengertian Menurut para Ahli...................................................................... 2
2. Tujuan desain Sistem.................................................................................... 2
3. Langkah-langkah desain sistem.................................................................... 3

B. Pendekatan Desain Sistem ........................................................................................ 4
a. Model-driven strategy................................................................................... 4
b. Rapid Application Development (RAD)...................................................... 5
c. Joint Application Development (JAD........................................................... 6
1. Tekanan-tekanan desain........................................................................................ 6

C. Desain Sistem untuk In-House Development (Build) .............................................. 7
D. Desain Sistem untuk mengintegrasi perangkat lunak komersial ................................ 8
Bab 3 Penutup
Kesimpulan..................................................................................................................... 11
Daftar Pustaka


BAB I

Pendahuluan
A. Latar Belakang
Setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan, maka analis sistem telah mendapatkan gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan. Tiba waktunya sekarang bagi analis sistem untuk memikirkan bagaimana membentuk sistem tersebut. Tahap ini disebut dengan desain sistem (systems design). Desain sistem dapat dibagi dalam dua bagian, yaitu desain sistem secara umum (general systems design) dan desain sistem terinci (detailed systems design) desain sistem secara umum disebut juga dengan desain secara makro (macro design). Desain sistem terinci disebut juga dengan desain sistem secara phisik (physical system design) atau desain internal (internal design).



B. Rumusan Masalah

1. Definisi desain sistem
2. Apa saja pendekatan-pendekatan desain sistem
3. Desain sistem untuk in house dvelopment (build)
4. Desain sistem untuk mengintegrasikan perangkat lunak komersial (buy)

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui definisi desain Sistem
2. Untuk mengetahui pendkatan desain sistem
3. Mengetahui desain sistem untuk in house dvelopment (build)
4. Mengetahui desain sistem untuk mengitegrasikan perangkat lunak komersial (buy)





BAB II

A. Desain Sistem

desain sistem dapat didefinisikan sebagai: “Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem: pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi; menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.”

1. Pengertian Desain Sistem Menurut Para Ahli

Menurut John Burch dan Garry Grudnitski dalam buku Analisa dan Desain, Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur adalah : "Desain sistem dapat didefinisikan sebagai penggambaran dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.”
Mcnurut Robert J. Verzello/John Reutcr III : Tahap setetah analisis dari siklus pengembangan sistem : pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun imptementasi menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk .

Dari sekian banyak yang memberikan pengertian mengenai arti desain sistem,
akhirnya desain sistem dapat diartikan sebagai berikut :
1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem
2. Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional
3. Persiapan untuk rancang bangun implentasi
4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
5. Sistem dibentuk dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi
6. Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem

2. Tujuan Desain Sistem

Tahap desain sistem mempunyai dua maksud atau tujuan utama, yaitu sebagai
berikut :
1. Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem
2. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap
kepada pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat.

Tujuan kedua ini lebih condong pada desain sistem yang terinci, yaitu pembuatan
rancang bangun yang jelas dan lengkap untuk nantinya digunakan untuk pembuatan
progam komputernya.
Untuk mencapai tujuan ini, analis sistem harus dapat mencapai sasaran-sasaran
sebagai berikut :
1. Desain sistem harus berguna, mudah dipahami dan nantinya mudah digunakan.
Ini berarti bahwa data harus mudah ditangkap, metode-metode harus mudah diterapkan dan informasi harus mudah dihasilkan serta mudah dipahami dan digunakan.
2. Desain sistem harus dapat mendukung tujuan utama perusahaan sesuai dengan yang didefinisikan pada tahap perencanaan sistem yang dilanjutkan pada tahap analisis sistem.
3. Desain sistem harus efisien dan efektif untuk dapat mendukung pengolahan transaksi, pelaporan manajemen dan mendukung keputusan yang akan dilakukan komputer.
4. Desain sistem harus dapat mempersiapkan rancang bangun yang terinci untuk masing-masing komponen dari sistem informasi yang meliputi data dan informasi, simpanan data, metode-metode, prosedur-prosedur, orang-orang, perangkat keras, perangkat lunak dan pengendalian intern.

3. Langkah-langkah dalam Desain Sistem
  1. Tahap Perencanaan
  2. Mendefinisikan Masalah ,Sistem yang berjalan dan Sistem yang diusulkan
  3. Menentukan tujuan sistem
  4. Mengidentifikasikan kendala sistem
  5. Membuat studi kelayakan (TELOS)
  6. Keputusan ditolak/diterima
Tahap Analisis
  1. Membuat struktur organisasi
  2. Mendefinisikan kebutuhan informasi
  3. Mendefinisikan kriteria kinerja system
Tahap Design
  1. Menyiapkan rancangan
  2. Membuat Context Diagram
  3. Membuat DFD
  4. Membuat IOFC
  5. Membuat ERD
  6. Merancang Kamus Data
  7. Membuat FlowChart
  8. Merancang File (master, input, proses, temporary)
  9. Merancang Dialog Input
  10. Merancang Dialog Output
  11. Menyiapkan konfigurasi system

Tahap Penerapan
  1. Menyiapkan hardware dan software.
  2. Implementasi Pemrograman
  3. Testing
  4. Cutover
Tahap Penggunaan
  1. Audit Sistem
  2. Memelihara Sistem

B. Pendekatan Desain Sistem

a. Model-Driven
· Modern Structured Design
· Information engineering
· Prototyping
· Object-oriented
b. RAD
c. JAD


a. Model-driven strategy – Pendekatan desain sistem yang menekankan penggambaran model sistem untuk mendokumentasikan aspek teknik dan implementasi sebuah system

1.1. Modern structured design – Teknik desain sistem yang membagi proses-proses sistem menjadi komponen-komponen yang dapat diatur.
· Sinonimnya (walaupun secara teknis tidak akurat) adalah top-down program design dan structured programming.
· Mendesain program sebagai hierarki top-down dari berbagai modul.
· Easier to implement and maintain (change).
· Modul harus sangat cohesive
Masing-masing modul hanya melakukan satu fungsi.
· Modul harus loosely coupled
Memiliki ketergantungan yang sangat minimal satu sama lain.

1.2. Pendekatan Model-Driven – Information Engineering
Information engineering (IE) – suatu model-driven dan data-centered, tetapi merupakan teknik process-sensitive, yang dapat digunakan untuk merencanakan, menganalisa dan merancang sistem informasi. Model-model IE adalah gambaran yang mengilustrasikan dan mensinkronkan data dan proses sistem. Alat utama IE adalah diagram model data.

1.3. Pendekatan Model-Driven – Prototyping
Prototype – a small-scale, incomplete, but working sample of a desired system
Pendekatan prototiping merupakan proses iteratif yang melibatkan hubungan kerja yang erat antara perancang dan pengguna.
Keuntungannya :
· Memerlukan partisipasi aktih end user.
· Iterasi membantu end-user yang cenderung berubah pikiran
· Filsafatnya: End-user tidak akan tahu apa yang diinginkan sampai saat mereka melihatnya
· Model aktif dimana end-user dapat berinteraksi
· Kesalahan dapat dideteksi lebih awal
· Dapat meningkatkan kreativitas karena bisa mendapatkan feedbackpengguna dengan lebih cepat
· Mempercepat beberapa fase dari siklus hidup
Bahaya dan kerugiannya:
· Siklus hidup “code, implement, and repair” yang mengakibatkan tingginya ongkos perawatan
· Masih memerlukan fase analisis, tapi sering dilewatkan
· Sulit untuk menerjemahkan sebuah prototype ke dalam spesifikasi dalam kertas (seperti arsitek tanpa blueprint)
· Banyak masalah perancangan yang tidak dapat diselesaikan denganprototyping
· Sering mengakibatkan komitmen prematur dari sebuah rancangan (biasanya saat awal)
· Ruang lingkup dan kompleksitas sistem dapat berkembang di luar control
· Dapat menurunkan kreativitas dalam perancangan
· Sering bermasalah karena kinerjanya yang rendah.

b. Rapid Application Development (RAD)
Rapid application development (RAD) – pendekatan desain sistem yang menggunakan teknik terstruktur, prototiping, dan JAD untuk mengembangkan sistem secara cepat.
· Penggunaan beberapa teknik terstruktur untuk mempercepat pembangunan sistem.
- Data-driven information engineering
- Prototyping
- Joint application development

c. Joint Application Development (JAD)
Joint Application Development (JAD) adalah teknik yang melengkapi analisis sistem dan teknik desain lain dengan menekankan pengembangan partisipatif diantara system owners, users, designers, and builders.

selama sesi JAD pada desain sistem, desainer sistem akan mengambil peran sebagai fasilitator pada beberapa workshop yang ditujukan untuk menyelesaikan masalah-masalah perancangan.

1. Tekanan-tekanan desain
Tekanan-tekanan desain (desigtfto rces) adalah tekanan-tekanan (forces) yang harus dipertimbangkan dalam mendesain suatu sistem informasi supaya dapat mengena sasarannya. Supaya sukses , harus mempertimbingkan design forces yang ada dan bagaimana tckanan-tekanan ini mempengaruhi proyek sistem informasi. Perancang sistsm informasi juga harus memperhatikan sejumlah design forces yang mempengaruhi kerjanya, yaitu:
- Integritas
- Jalur pemakai/sistem
- Tekanan persaingan
- Kualitas dan kegunaan informasi
- Kebutuhan-kebutuhan sistem
- Faktor-faktor manusia

Ø Integritas
Sistem informasi harus didesain terpadu diantara unit-unit di dalam
organisasi. Suatu sistem informasi yang ada di antara unit-unit organisasi atau
departemen-departemen harus dapat berhubungan dan berkomunikasi dengan
baik. Teknologi komunikasi data dapat diterapkan untuk maksud integrasi ini.
Integrasi akan meningkatkan kebutuhan dari koordinasi dan sinkronisasi dari
operasi di dalam organisasi integrasi ini perlu, karena organisasi harus dipandang
sebagai satu kesatuan unit sistem. Sasaran dari sistem informasi adalah
untuk menyediakan informasi multilevel, cross-functional, tepat waktu, akurat, relevan kepada semua komponen organisasi. Oleh karena itu, sistem informasi
yang terpadu perlu dirancnng di dalam organisasi.

Ø Jalur Pemakai/sitem
Sistem informasi berbasis komputer semakin melibatkan interaksi langsung
antara manusia sebagai pemakai sistem dengan mesin. Elemen yang kritis
dari desain sistem ini adalah jalur pemakai . Jalur ini terdiri dari
layar terminal, keyboard, alat-alat lainnya, bahasa komputer dan cara-cara lain
supaya user dapat bertukar input dan output dengan mesin. Oleh sebab itu jalur pemakai perlu diperhatikan saat mendesain sistem.

Ø Tantangan Persaingan
Sekarang ini organisasi telah masuk kedalam era persaingan yang tajam. organisasi yang ingin bertahan dan sekaligus berkembang di masa mendatang harus memikirkan persaingan ini. Informasi merupakan salah satu senjata yang dapat membantu organisasi untuk bersaing. Desain dari sistem informasi harus mempertimbangkan lingkungan-lingkungan persaingan yang ada.

Ø Kualitas dan kegunaan Informasi
Sistem informasi harus dapat menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu tepat pada waktunya. Tepat nilainya dan relevan. Untuk dapat menghasilkan hal ini, maka informasi tersebut haruslah berguna bagi yang akan memakainya.

Ø Kebutuhan Sistem
Kebutuhan-kebutuhan sistem yang harus diperhatikan dalam mendsain sistem informasi adalah kendala, ketersediaa, keluwesan, skedul instalasi, umur diharapkan dan potensi pertumbuhan dan kemudahan dipelihara.

Ø Faktor-faktor manusia
Analis sistem harus mencoba untuk dapat mendesain sistem yang dapat diterima oleh semua pemakainya, tidak hanya satu atau dua orang pemakai saja. Untuk maksud ini , sistem informasi harus dapat bersahabat dengan semua pemakainya, tidak sebaliknya menyulitkan pemakai

C. Desain Sistem untuk In-House Development (Build)
  • Merancang Arsitektur Aplikasi
Ø Merancang teknologi yang digunakan oleh seorang, beberapa atau seluruh sistem informasi khususnya pada data, proses, antarmuka, dan komponen jaringan.
Ø Revise models as physical models (e.g. Physical Data Flow Diagram)
  • Design the System Databases
Ø skema database
Ø Dioptimalkan untuk implementasi DBMS
Ø Design the System Interface
Ø Input, output, and dialogue specifications
Ø Prototypes
  • Spesifikasi Paket Desain
  • Spesifikasi untuk membimbing programmer
  • Update Project Plan


D. Desain Sistem untuk mengintegrasi perangkat lunak komersial

1. Perangkat Lunak Komersial dari Vendor
Paket (off-the-self) yang tersedia bisa diterapkan dalam berbagai kebutuhan bisnis. Beberapa paket bersifat generik dan multifungsional yang memungkinkan para pemakai memprogram sofware tersebut untuk kebutuhannya sendiri. Paket-paket tersebut mengotomisasi fungsi-fungsi bisnis dasar yang umumnya tidak terlalu bervariasi dari satu organisasi dengan organisasi lain. Contoh jenis paket adalah spreadsheet dan DBMS.

Keuntungan/kelebihan dari Perangkat Lunak Komersial :
1. Implementasi yang cepat
Software tersebut bersifat siap, teruji, dan terdokumentasi. Paket yang dibeli biasanya pengimplementasiannya jauh lebih cepat dari pada mengembangkan program yang sama secara in-house atau menyuruh kontraktor independen untuk mengembangkannya sehingga secara potensial membantu memecahkan backlog (penimbunan pekerjaan yang belum selesai).
2. Penghematan Biaya
Satu paket perangkat lunak komersial bisa dijual kepada banyak organisasi sehingga biaya pengembangan ditanggung oleh banyak pemakai, dan biaya total suatu paket akan lebih murah dari pada program pesanan yang sama.
3. Estimasi biaya dan waktu
Biaya atau harga paket komersial telah diketahui, dan tanggal pengimplementasian-nya mudah diestimasi. Sebaliknya program pesanan biasanya cenderung melampaui estimasi waktu dan biaya.
4. Reliabilitas
Sebelum diterbitkan di pasaran umum, paket perangkat lunak komersial pasti telah diuji secara teliti. Melalui penggunaan yang ekstensif oleh sejumlah organisasi, segala kesalahan yang dijumpai telah dideteksi dan dikoreksi sehingga peluang kesalahannya lebih sedikit.

Kerugian/kelemahan :
1. Kesesuaian Rancangan sistem yang tidak baik
Paket software komersial dibuat untuk berbagai organisasi, dan tidak untuk organisasi tertentu maka paket ini mungkin mempunyai beberapa fungsi yang tidak diperlukan atau mungkin tidak mempunyai fungsi yang diperlukan sehingga paket tersebut harus dimodifikasi. Jika vendor tidak membuat kode sumber ( source code) yang bisa digunakan untuk penyesuaian dan tidak menyediakan layanan penyesuaian maka rancangan sistem mungkin harus diubah agar sesuai dengan paket tersebut. Jika hal ini terjadi sebaiknya mengembangkan program secara in-house agar programnya bisa memenuhi spesifikasi rancangan sistem yang tepat.
2. Ketergantungan Vendor
Jika organisasi memerlukan perubahan paketnya maka organisasi akan tergantung pada vendor dalam perolehan dukungannya, dan jika vendor telah tiada maka organisasi akan kesulitan mencari dukungannya.
3. Biaya tidak langsung dari kerusakan SDLC
Seringkali apa yang ingin dicapai, manajemen tidak melaksanakan SDLC menyeluruh atau mungkin melewati tahap SDLC, dan secara langsung menuju ke paket perangkat lunak komersial Strategi ini seringkali mengakibatkan paket perangkat lunak komersial tidak berjalan sesuai yang diharapkan dan masalah sistem serta organisasional yang terjadi sebelum implementasi paket tersebut tetap muncul sehingga menimbulkan kesulitan atau harus dibayar kemudian yaitu adanya peningkatan biaya implementasi, operasi, dan pemeliharaan.

2. Mengumpulkan Proposal (or Quotes) dari Vendor
Terkait dengan pemrolehan (akuisisi) perangkat lunak komersial maka perlu membuat :
Ø Request For Proposal (RFP) -menyiapkan Permohonan Proposalberorientasi kinerja untuk menyeleksi vendor dan paket perangkat lunak komersial yang tepat. Faktor-faktor evaluasimencakup pemenuhan spesifikasi rancangan detail untuk output, input, proses, dan database serta cocok denganbatasan waktu dan biayanya, juga penggunaan benchmark yang mensimulasi kebutuhan sistem baru (bentuk prototyping) harus diterapkan pada setiap paket dari vendor.

Ø Request for Quotations (RFQ) – digunakan jika telah memutuskan produk spesifik yang dapat diperoleh dari berbagai sumber. Mereka akan menjawab dengan penawaran harga.

3. Mengevaluasi dan Merangking Proposal Vendor
  • Penaksiran kelayakan (Feasibility assessment)
  • Scoring system
    • Hard-dollar costs – you will have to pay to the selected vendor.
    • Soft-dollar costs – additional costs you will incur if you select a particular vendor (to overcome a shortcoming, etc.)
4. Penilaian paket
Setiap paket dari vendor harus dinilai. Penilaian tersebut meliputi :
a. Sebagian penilaian dari benchmark (tanda untuk menentukan tingginya suatu nama), dan penilaian lain dari sejumlah publikasi yang didasarkan pada survei dari sejumlah besar pengguna paket tersebut.
b. Kinerja pengoperasian (operating performance)
Penilaian dari benchmark yang digunakan untuk mengukur hal-hal seperti transaksi perdetik (transaction per second) dan waktu respon ( response time).
c. Dokumentasi
Penilaian ini mencerminkan kuantitas dan kualitas prosedur tertulis, prosedur online, pedoman quick start, online tutorial, dan fasilitas help.
d. Mudah dipelajari
Penilain ini tergantung pada interface pemakai dan rancangan intuitif dari paket tersebut. Paket harus bisa dipelajari oleh rata-rata pemakai.
e. Mudah digunakan
Menu yang mudah diikuti dan perintah yang jelas membantu kemudahan penggunaan.
f. Pengendalian dan penanganan kesalahan.
Untuk menjaga kesalahan input, paket software harus menyediakan pencegahan kesalahan, pendeteksian kesalahan dan perbaikan kesalahan, serta menuliskan kesalahan ke file kesalahan.
g. Dukungan (support).
Menyediakan dukungan kebijakan dan teknis. Dukungan kebijakan mencakup jalur toll-free, garansi, dan pelatihan. Dukungan teknis menyediakan teknisi dan yang berpengalaman.


5. Menyerahkan (atau Melepaskan) Kontrak dan Menginterogasi Vendor
· Negosiasikan kontrak dengan vendor tertentu
· Jelaskan ke vendor yang menyerahkan proposal yang kalah
- Jangan memberikan kesempatan kedua
- Tapi beritahukan mereka apa sebenarnya kelemahan dalam proposal dan/atau produknya

6. Pengaruh Keputusan Membeli Pada Sisa Fase Siklus Hidup
· Sistem baru harus diintegrasikan atau dihubungkan dengan sistem yang telah ada
· Decision Analysis
- Buat revisi dalam model yang merefleksikan solusi yang dibeli
- Implementasikan solusi yang dibeli
- Integrasi problem akan merevisi business requirements statements.
· Design
- Spesifikasi teknis bagian dari program untuk mengintegrasikan solusi yang dibeli dan solusi yang dibangun



BAB III
PENUTUP


a. Kesimpulan
Desain system secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang system yang baru. Desain system secara umum merupakan persiapan dari desain terinci. Desain secara umum mengidentifikasikan komponen-komponen system informasi yang akan di desain secara rinci. Desain terinci dimaksudkan untuk pemogram computer dan ahli teknik lainnya yang akan mengimplementasikan system.

b. Saran
1. Perlu informasi dalam menganalisis data.
2.Mengingat desain sistem informasi dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
3. saran dan kritik yang bersifat membangun dari dosen pembimbing dan teman-teman yang sangat kami harapkan guna penyempurnaan makalh berikut nya.


DAFTAR PUSTAKA


Jeffry L. Whitten, Lonnie D. Bently. Thomas I.M Ho, System Analysis & Desigm Method, (st. Louis : Times Mirror/mosby College Publishing. 1986), hal.373
http://www.zainalhakim.web.id/pengertian-dan-langkah-langkah-desain- sistem.html#sthash.VNxRYAtG.dpuf

http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2014/02/seputar-pengertian-desain-sistem

http://chodi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/41403/desain+sistem.ppt

http://dewiar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/410/M6-Perancangan+Umum.pdf

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/DhyahSetyorini,M.Si.,Ak./BAB4 AKTIVITAS PENEGMBANGAN DAN PEMELIHARAAN SISTEM.pdf

http://uro.site/wp-content/uploads/2012/01/08-desain-sistem-terinci.pdf
Read More

BAB I : PENDAHULUAN

1.

1. Latar Belakang

Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan akalnya ia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Ringkas kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.

2. Rumusan Masalah

  • Apa yang dimaksud dengan komputer?
  • Apa saja manfaat dari komputer?
  • Apa saja dampak positif dan negatif dari penggunaan komputer?
  • Apa pengaruh komputer terhadap kesehatan masyarakat?

3. Tujuan Penulisan

  • Dapat mengetahui apa itu komputer
  • Dapat mengetahui manfaat komputer
  • Dapat mengetahui dampak positif dan negatif komputer
  • Dapat mengetahui pengaruh komputer terhadap kesehatan masyarakat

BAB II : PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Komputer

Definisi Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.

a. Menurut Hamacher , komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.

b. Menurut Blissmer, komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:

  • Menerima input
  • Memproses input tadi sesuai dengan programnya
  • Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
  • Menyediakan output dalam bentuk informasi

c. Sedangan Fuori berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

2.2 Manfaat Komputer

Manfaat komputer dalam kehidupan sehari- hari sangat banyak dan sangat membantu, mempermudah , mempecepat pekerjaan –pekerjaan manusia diantaranya adalah :

A. Bidang Pendidikan

Dengan adanya komputer mempermudah bagi pegawai administrasi sekolah untuk membuat kurikulum pengajaran , jadwal pelajaran sekolah, membuat daftar nama siswa, membuat daftar nilai siswa , membuat absen siswa , membuat perhitungan gaji pegawai dan membuat perencanaan pengajaran bagi guru-guru sekolah.

Mengakses Informasi Pendidikan lewat Internet. Seiring perkembangan jaman Internet telah merambah sekolah-sekolah setingkat kecamatan,sehingga akses informasipun semakin mudah diperoleh untuk kemajuan pendidikan tiap-tiap sekolah.

B. Bidang Kesehatan

Mempermudah Dokter dan Perawat dalam memonitor kesehatan pasien monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah, memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X. Sebagai contoh saat perawatan Almarhum Mantan Presiden Soeharto di Rumah Sakit Pertamina Jakarta, tahun 2008. Dengan teknologi modern bisa memonitor, bahkan menggantikan fungsi organ dalam seperti Jantung, Paru-paru dan Ginjal. Itu merupakan teknologi kesehatan yang digabungkan dengan teknologi Informasi dan Komputer.

C. Bidang Transportasi

Dengan komputer semua jadwal dan jalur penerbangan yang transit dibandara bisa di program dan dijadwalkan dengan komputer. Untuk menerbangkan sendiri pesawat dilengkapi dengan peralatan komputer. Bahkan setelah mencapai ketinggian tertentu pesawat bisa di terbangkan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram di dalam komputer. Dengan komputer, narigasi kapal laut bisa ditentukan koordinat dan arah gerak kapal. Demikian juga penjualan tiket di Bandara , Stasiun , Dan Terminal Bus di layani dengan cepat menggunakan komputer.

D. Bidang Industri Perfilman

Semua efek-efek di dunia akting , animasi, dan penyotingan adegan film semua di rekam dengan perangkat elektronik yang dihubungkan dengan komputer. Animasinya juga di kembangkan mempergunakan animasi yang dibuat dengan aplikasi komputer. Sebagai contoh film-film Hollywood berjudul TITANIC itu sebenarnya tambahan animasi untuk menggambarkan kapal raksasa yang pecah dan tenggelam, sehingga tampak menjadi seolah-olah mirip dengan kejadian nyata.

E. Bidang Industri Rekaman

Bahwa untuk menghasilkan suara yang bagus perlu pengaturan perekam dan modifikasi suara dengan media komputer, serta mencetak lagu-lagunyapun di bantu dengan system komputer. Untuk mencetak album kedalam VCD atau DVD perlu bantuan pogram komputer untuk memproses pembuningan atau pembakaran CD sehingga bisa merekam suara dengan kualitas sangat tinggi.

F. Bidang Pertahanan dan Keamanan

Negara maju seperti Amerika telah dilengkapi dengan peralatan satelit yang dikendalikan dari Bumi, untuk memantau serta memetakan keadaan dipermukaan Bumi, pada Perang dunia II dan yang terakhir dengan Irak , Amerika menggunakan Jaringan Inteligen yang dilengkapi dengan Teknologi komputer dan Informasi modern sehingga bisa mengalahkan lawan-lawanya.

G. Bidang Olah Raga

Pertandingan sepak bola piala dunia di tayangkan oleh satelite yang di hubungkan dengan pesawat penerima di bumi kemudian dipancarkan ke seluruh satelit pemancar TV di belahan bumi, sehingga acara olah raga sedunia itu bisa dinikmati oleh semua orang.

2.3 Dampak Positif dan Negatif Komputer

a. Dampak Positif

· Dengan menggunakan komputer, anak menjadi lebih senang belajar karena adanya perangkat lunak pendidikan yang diprogram sedemikian menariknya. Semakin anak tertarik akan program tersebut, dan semakin tertarik pula dia untuk belajar. Misalnya, perangkat lunak program pengetahuan dasar membaca.

Anak akan lebih suka belajar membaca melalui program yang disertai gambar yang dapat bergerak dan bersuara, tulisan yang dapat membuka halaman lain, atau huruf-huruf yang dapat berubah-ubah warna daripada belajar membaca melalui buku yang itu-itu saja.

· Selain program pendidikan, komputer juga menawarkan program aplikasi berbentuk permainan elektronik yang pada umumnya tidak secara khusus diberi muatan pendidikan formal tertentu. Permainan elektronik tersebut membantu anak untuk belajar bagaimana bertahan, membuat strategi, membangkitkan semangat kepemimpinan, dan bermain peran (role play)

· Karena biasa menggunakan komputer, anak dapat mengoperasikan berbagai program olah kata dan angka. Para balita juga dapat belajar mengenal warna dan bentuk-bentuk melalui program pendidikan yang dioperasikan dengan komputer. Anak-anak dapat menjadi pandai dalam matematika lantaran sering berlatih dengan menggunakan bantuan komputer dan dapat memiliki banyak kosa kata dalam bahasa Inggris.

· tidak langsung, anak yang sejak kecil dibiasakan menggunakan komputer sedang dilatih suatu keterampilan yang amat penting bagi mereka saat mereka menginjak dewasa dan masuk dalam dunia kerja.

b. Dampak Negatif

· Salah satu dampak negatif kemungkinan besar anak mengonsumsi permainan elektronik yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas tanpa sepengetahuan orang tua. Permainan beraroma kekerasan dan agresif banyak disinyalir oleh para pakar pendidikan sebagai pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.

· Karena terlalu sering bermain komputer, anak-anak dapat kehilangan waktu untuk bermain dengan teman-temannya dan kehidupan sosialnya menjadi kurang seimbang.

· Anak juga dapat menjadi malas membaca buku dan menulis karena banyak waktu yang dihabiskan di depan komputer. Prestasi di sekolah bisa menurun karena tugas-tugas yang tidak diselesaikan.

· Akses negatif juga bisa didapatkan melalui internet. Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet. Karena melalui internet berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang.

· Mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang, anak tetap harus dikenalkan dengan komputer walaupun ada pengaruh yang tidak baik yang dapat ditimbulkan. Yang terpenting adalah bagaimana para pendidik dan orang tua dapat menjadikan komputer aman dan bermanfaat bagi anak. Dan kenalkan koputer pada anak sesuai usia mereka, dan para orang tua selalu mengawasi anak pada saat menggunakan komputer dan mengakses internet.

2.4 Pengaruh Komputer Terhadap Kesehatan Masyarakat

Mempermudah Dokter dan Perawat dalam memonitor kesehatan pasien monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah , memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X. Sebagai contoh saat perawatan Almarhum Mantan Presiden Soeharto di Rumah Sakit Pertamina Jakarta, tahun 2008. Dengan teknologi modern bisa memonitor, bahkan menggantikan fungsi organ dalam seperti Jantung, Paru-paru dan Ginjal. Itu merupakan teknologi kesehatan yang digabungkan dengan teknologi Informasi dan Komputer.

Tenyata tak selamanya kemajuan dunia komputer berdampak positif bagi manusia. Salah satu hal yang paling mudah diamati adalah dampak komputer bagi kesehatan individu pemakainya. Dan dari semua keluhan kesehatan yang pernah ada, kebanyakan keluhan datang dari para pengguna laptop. Laptop atau notebook sebagai sarana mobile-computing memang dirancang seefesien mungkin untuk dapat dengan mudah dibawa ke manapun. Namun efesiensi yang didapat dari penggunaan laptop ini rupanya harus dibayar mahal dengan mengorbankan kenyamanan dan kesehatan sang pemakai. Beberapa gangguan kesehatan yang sering terjadi antara lain :

  • Gangguan Tulang Belakang
  • Kelelahan Pada Mata
  • Sakit Kepala

BAB III : PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Definisi Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Elemen dari sistem computer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware).

Manfaat komputer dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak dan sangat membantu, mempermudah, mempercepat pekerjaan-pekerjaan manusia.

3.2 Saran

Dari semua pembahasan tentang penggunaan komputer dan dampaknya ini tentunya kita dapat mengambil suatu simpulan sendiri-sendiri, dan kami menyarankan umumnya kepada semua pembaca dan khususnya kita para generasi penerus Bangsa supaya menggunakan komputer dan juga teknologi yang semakin maju ini dengan sebijak-bijaknya, agar kita bisa setidaknya mengurangi dampak negatif yang ada pada setiap hal tersebut

Read More